Jakarta: 10 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil merancang sebuah mobil listrik yang mereka beri nama SACH i-Deora. Desain mobil ini juga terbilang cukup realistis untuk diproduksi dan 100 persen ditenagai oleh energi listrik.
Dari segi ukuran, mobil bergaya compact SUV ini memiliki panjang 4.409 mm, lebar 1.813 mm, tinggi 1.670 mm, jarak sumbu roda 2..635 mm, dengan ground clearance mencapai 2.00 mm. Secara ukuran mobil ini tidak berbeda jauh dengan mobil hasil produksi pabrikan umumnya
Kemudian untuk sasisnya menggunakan model Tubular Space Frame dengan menggunakan material AISI 1020, kemudian body menggunakan bahan metal galvanis. Sasis ini ditunjang dengan suspensi MacPherson Strut di depan dan Trailing Arm with Rigid Axle di belakang. Secara total, bobot kendaraan ini mencapai 2.016 kg.
Sektor kaki-kaki menggunakan roda ukuran 19 inci dengan ban ukuran 245/35 di depan dan 275/45 di belakang. Di balik roda, berfungsi sebagai alat deselerasi laju kendaraan, tersedia sistem pengereman cakram yang didukung dengan kemampuan ABS (anti-lock braking system).
Sumber penggerak mobil ini dipercayakan kepada dinamos EMRAX 228 dengan tenaga puncaknya 109 kW dan torsi 230 Nm. Di atas kertas, SACH i-Deora bisa melesat hingga 220 kilometer per jam, dengan jarak tempuh mencapai 218 km.
Dinamo ini mendapatkan pasokan energi dari baterai berukuran 33,12 kWh Li Fpo Prismatic 3,2 Volt 40 Ah. Sistem kerja baterai dan dinamo ini didukung dengan controller WIKSA Mark 3.1 dengan voltase 450 Volt DC.
Uniknya, transmisi mobil ini tidak menggunakan transmisi otomatis seperti mobil-mobil listrik umumnya. Masih menggunakan transmisi manual 5 percepatan sebagai penyalur tenaganya.
Kira-kira bagaimana menurut Anda desain dan spesifikasinya? Cukup menarik bukan!
Jakarta: 10 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil merancang sebuah mobil listrik yang mereka beri nama SACH i-Deora. Desain mobil ini juga terbilang cukup realistis untuk diproduksi dan 100 persen ditenagai oleh energi listrik.
Dari segi ukuran, mobil bergaya compact SUV ini memiliki panjang 4.409 mm, lebar 1.813 mm, tinggi 1.670 mm, jarak sumbu roda 2..635 mm, dengan ground clearance mencapai 2.00 mm. Secara ukuran mobil ini tidak berbeda jauh dengan mobil hasil produksi pabrikan umumnya
Kemudian untuk sasisnya menggunakan model Tubular Space Frame dengan menggunakan material AISI 1020, kemudian body menggunakan bahan metal galvanis. Sasis ini ditunjang dengan suspensi MacPherson Strut di depan dan Trailing Arm with Rigid Axle di belakang. Secara total, bobot kendaraan ini mencapai 2.016 kg.
Sektor kaki-kaki menggunakan roda ukuran 19 inci dengan ban ukuran 245/35 di depan dan 275/45 di belakang. Di balik roda, berfungsi sebagai alat deselerasi laju kendaraan, tersedia sistem pengereman cakram yang didukung dengan kemampuan ABS (anti-lock braking system).
Sumber penggerak mobil ini dipercayakan kepada dinamos EMRAX 228 dengan tenaga puncaknya 109 kW dan torsi 230 Nm. Di atas kertas, SACH i-Deora bisa melesat hingga 220 kilometer per jam, dengan jarak tempuh mencapai 218 km.
Dinamo ini mendapatkan pasokan energi dari baterai berukuran 33,12 kWh Li Fpo Prismatic 3,2 Volt 40 Ah. Sistem kerja baterai dan dinamo ini didukung dengan controller WIKSA Mark 3.1 dengan voltase 450 Volt DC.
Uniknya, transmisi mobil ini tidak menggunakan transmisi otomatis seperti mobil-mobil listrik umumnya. Masih menggunakan transmisi manual 5 percepatan sebagai penyalur tenaganya.
Kira-kira bagaimana menurut Anda desain dan spesifikasinya? Cukup menarik bukan!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ERA)