Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyiapkan ratusan armada bus untuk program Mudik Gratis Lebaran 1447 Hijriah yang akan dilaksanakan pada 16–17 Maret 2026. Program ini ditujukan untuk memfasilitasi warga Jawa Tengah yang bekerja atau tinggal di perantauan agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa program tahunan tersebut menyediakan total 346 armada bus. Pemberangkatan mudik gratis menggunakan bus dijadwalkan pada 16 Maret 2026.
Sebanyak 323 bus dengan kapasitas 16.086 kursi akan diberangkatkan dari TMII Jakarta, sedangkan 23 bus dengan kapasitas 1.133 kursi akan berangkat dari Bandung.
Selain bus, pemerintah juga menyediakan moda transportasi kereta api bagi pemudik. Terdapat 17 rangkaian kereta api dengan total 1.288 kursi yang terbagi dalam dua rute perjalanan dari Jakarta.
Baca Juga:
Harga OTR Jakarta Toyota Berbagai Tipe per Maret 2026
Rute pertama adalah dari Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Solo Balapan menggunakan KA Jaka Tingkir sebanyak delapan rangkaian kereta (576 kursi) serta satu rangkaian tambahan (72 kursi). Rute kedua adalah dari Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Poncol Semarang menggunakan KA Tawang Jaya sebanyak delapan rangkaian kereta (640 kursi).
Program mudik gratis menggunakan kereta api dijadwalkan berlangsung pada 17 Maret 2026.
"Bupati dan wali kota saya minta ikut jemput ke sana dan menyapa masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman. Mereka adalah duta kita di perantauan dan kebanyakan adalah pekerja informal," kata Ahmad dikutip dari Antara.
Program Balik Rantau Gratis
Selain program mudik, Pemprov Jawa Tengah juga menyediakan fasilitas balik rantau gratis bagi masyarakat setelah Lebaran.
Layanan balik rantau menggunakan kereta api akan dilaksanakan pada 27 Maret 2026 dari Stasiun Tawang Semarang dengan empat rangkaian kereta yang menyediakan total 320 kursi.
Baca Juga:
Daftar Harga OTR Jakarta Kia Sonet 2026, Cocok Buat Mudik Lebaran
Sementara itu, balik rantau menggunakan bus akan dilakukan pada 28 Maret 2026 dari tiga titik utama, yaitu:
Asrama Haji Donohudan, Boyolali
Terminal Mangkang, Semarang
Terminal Bulupitu, Banyumas
Selain itu, terdapat juga pemberangkatan mandiri dari beberapa daerah, yakni Kabupaten Magelang, Blora, dan Kendal.
Total tersedia 71 bus untuk program balik rantau dengan kapasitas 3.550 kursi.
"Kita berikan layanan tebaik bagi masyarakat kita, ini wujud pengabdian kita," katanya.
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (
Pemprov Jateng) menyiapkan ratusan armada bus untuk program
Mudik Gratis Lebaran 1447 Hijriah yang akan dilaksanakan pada 16–17 Maret 2026. Program ini ditujukan untuk memfasilitasi warga Jawa Tengah yang bekerja atau tinggal di perantauan agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa program tahunan tersebut menyediakan total 346 armada bus. Pemberangkatan mudik gratis menggunakan bus dijadwalkan pada 16 Maret 2026.
Sebanyak 323 bus dengan kapasitas 16.086 kursi akan diberangkatkan dari TMII Jakarta, sedangkan 23 bus dengan kapasitas 1.133 kursi akan berangkat dari Bandung.
Selain bus, pemerintah juga menyediakan moda transportasi kereta api bagi pemudik. Terdapat 17 rangkaian kereta api dengan total 1.288 kursi yang terbagi dalam dua rute perjalanan dari Jakarta.
Rute pertama adalah dari Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Solo Balapan menggunakan KA Jaka Tingkir sebanyak delapan rangkaian kereta (576 kursi) serta satu rangkaian tambahan (72 kursi). Rute kedua adalah dari Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Poncol Semarang menggunakan KA Tawang Jaya sebanyak delapan rangkaian kereta (640 kursi).
Program mudik gratis menggunakan kereta api dijadwalkan berlangsung pada 17 Maret 2026.
"Bupati dan wali kota saya minta ikut jemput ke sana dan menyapa masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman. Mereka adalah duta kita di perantauan dan kebanyakan adalah pekerja informal," kata Ahmad dikutip dari Antara.
Program Balik Rantau Gratis
Selain program mudik, Pemprov Jawa Tengah juga menyediakan fasilitas balik rantau gratis bagi masyarakat setelah Lebaran.
Layanan balik rantau menggunakan kereta api akan dilaksanakan pada 27 Maret 2026 dari Stasiun Tawang Semarang dengan empat rangkaian kereta yang menyediakan total 320 kursi.
Sementara itu, balik rantau menggunakan bus akan dilakukan pada 28 Maret 2026 dari tiga titik utama, yaitu:
- Asrama Haji Donohudan, Boyolali
- Terminal Mangkang, Semarang
- Terminal Bulupitu, Banyumas
Selain itu, terdapat juga pemberangkatan mandiri dari beberapa daerah, yakni Kabupaten Magelang, Blora, dan Kendal.
Total tersedia 71 bus untuk program balik rantau dengan kapasitas 3.550 kursi.
"Kita berikan layanan tebaik bagi masyarakat kita, ini wujud pengabdian kita," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)