Aksi Gazoo Racing di 24 Hours Nurburgring Challenge. Toyota
Aksi Gazoo Racing di 24 Hours Nurburgring Challenge. Toyota

Cerita Dibalik Nama Gazoo Racing, Berawal dari Hobi Balap Akio Toyoda

Ekawan Raharja • 31 Maret 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Toyota resmi menghapus namanya dari Gazoo Racing sehingga GR kini berdiri sebagai merek performa independen.
  • Langkah ini berawal dari pengalaman Akio Toyoda di Nürburgring 2007 yang memicu ambisi Toyota membuat mobil sport serius.
  • Kini GR memiliki lini performa luas seperti GR Yaris, GR Corolla, hingga GR Supra dan supercar GR GT.
DKI Jakarta: Divisi performa milik Toyota resmi melakukan langkah strategis dalam identitas mereknya. Nama Toyota kini tidak lagi digunakan pada branding divisi performa tersebut, sehingga brand tersebut berdiri sebagai merek independen dengan nama Gazoo Racing atau lebih dikenal dengan singkatan GR.
 
Langkah ini menandai evolusi penting bagi Gazoo Racing yang selama ini dikenal sebagai lini kendaraan performa Toyota, sekaligus menunjukkan bahwa GR kini diposisikan sebagai merek tersendiri sejajar dengan brand lain di bawah grup Toyota.
 
Namun, perjalanan Gazoo Racing hingga menjadi brand mandiri ternyata berawal dari pengalaman pribadi Chairman Toyota, Akio Toyoda, dalam ajang balap ketahanan legendaris 24 Hours of Nürburgring pada 2007.

Awal Mula Nama Gazoo Racing

Cerita Dibalik Nama Gazoo Racing, Berawal dari Hobi Balap Akio Toyoda

Saat itu Toyoda turun langsung sebagai pembalap menggunakan nama samaran 'Morizo'. Ia mengemudikan mobil balap berbasis Toyota Altezza, yang dikenal secara global sebagai Lexus IS, bersama mentor sekaligus Master Driver Toyota Hiromu Naruse.

Baca Juga:
Cek Harga OTR Jakarta Kia Carnival, Muat 11 Orang Penumpang


Menariknya, meski Toyoda merupakan eksekutif tertinggi perusahaan, manajemen Toyota saat itu tidak mengizinkan tim balap tersebut menggunakan nama Toyota secara resmi. Karena dianggap bukan kegiatan korporasi resmi sehingga mereka akhirnya berlaga dengan nama Team Gazoo.
 
Nama tersebut diambil dari situs mobil bekas Toyota yang saat itu dikelola Toyoda, sebuah proyek internal yang hingga kini masih beroperasi.
 
Tim tersebut berhasil menyelesaikan balapan 24 jam Nürburgring, sebuah pencapaian penting bagi tim kecil tersebut. Namun pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi Toyoda.

Titik Balik Toyota di Dunia Performa

Pengalaman tersebut kemudian memicu ambisi pabrikan untuk kembali serius mengembangkan mobil sport. Jawaban pertama datang melalui kehadiran Lexus LFA pada 2010.
 
Mobil ini menjadi supercar pertama yang sepenuhnya dikembangkan Toyota dalam hampir dua dekade. Proses pengembangannya tidak mudah karena menghadapi berbagai tantangan internal. Toyoda bahkan mengakui adanya hambatan besar dalam proyek tersebut.
 
Ia menyebut proyek itu menghadapi kesulitan yang sangat besar dan bahkan kurangnya dukungan penuh dari dalam perusahaan.

Baca Juga:
Sensasi Mengemudi Khas Jip di iCar V23


Sebelum mobil tersebut resmi diluncurkan, tragedi terjadi. Hiromu Naruse meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di dekat Nürburgring. Naruse merupakan sosok penting dalam pengembangan LFA sekaligus mentor Toyoda di dunia balap.
 
Meski kehilangan sosok penting, Toyoda tetap berkomitmen untuk mengembangkan mobil yang mampu menghadirkan emosi berkendara bagi penggemar otomotif.

Gazoo Racing Menjadi Identitas Baru Toyota

Perubahan besar mulai terlihat dalam lini produk Toyota. Kehadiran mobil sport seperti Toyota GT86 pada 2012 serta Toyota GR Supra pada 2019 menandai kebangkitan kembali DNA performa Toyota.
 
Pada 2015, Toyota akhirnya menyatukan seluruh aktivitas motorsport di bawah satu nama resmi, yaitu Toyota Gazoo Racing. Seiring waktu, lini produk GR terus berkembang dengan hadirnya model performa seperti Toyota GR Yaris, Toyota GR Corolla, Toyota GR86, hingga flagship supercar terbaru bernama Toyota GR GT.
 
Ke depan, Toyota juga dikabarkan tengah menyiapkan kebangkitan model legendaris seperti Toyota Celica dalam versi GR, bahkan rumor mengenai kembalinya Toyota MR2 juga semakin menguat.

Baca Juga:
Cek Harga OTR Jakarta BMW Seri 5, Harganya Tembus Rp1,5 miliar


Kini, dengan penghapusan nama Toyota dari logo Gazoo Racing, GR resmi berdiri sebagai merek performa independen di bawah Toyota Group, sejajar dengan brand seperti Lexus, Daihatsu, dan Toyota Century.
 
Langkah ini sekaligus menjadi simbol transformasi Gazoo Racing, dari sebuah proyek balap sederhana yang sempat tidak diakui perusahaan, menjadi merek performa global yang kini cukup kuat berdiri sendiri.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan