BYD Atto 1. BYD
BYD Atto 1. BYD

Lonjakan Harga BBM, BYD hingga VinFast Ketiban Pulung

Ekawan Raharja • 25 Maret 2026 15:19
Ringkasnya gini..
  • Kenaikan harga minyak global mendorong lonjakan permintaan kendaraan listrik di Asia.
  • BYD dan VinFast mencatat peningkatan penjualan signifikan di Filipina dan Vietnam.
  • Harga BBM tinggi dinilai mempercepat peralihan konsumen ke kendaraan listrik.
Jakarta: Kenaikan harga minyak global akibat konflik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak langsung pada perilaku konsumen otomotif di Asia. Permintaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dilaporkan meningkat tajam di sejumlah negara, mulai dari Filipina hingga Vietnam.
 
Di Manila, Filipina, lonjakan permintaan terlihat di dealer BYD. Seorang tenaga penjual, Matthew Dominique Poh, mengaku jumlah pesanan dalam dua minggu terakhir sudah setara dengan penjualan satu bulan. “Pelanggan mengganti kendaraan mereka ke EV karena kenaikan harga minyak,” ujar ditulis oleh The Japan Times.
 
Fenomena serupa terjadi di Hanoi Vietnam. Dealer VinFast mencatat lonjakan kunjungan hingga empat kali lipat sejak konflik Iran dimulai. Dalam tiga minggu terakhir, penjualan mencapai 250 unit, atau lebih dari 80 unit per pekan dua kali lipat dibanding rata-rata tahun 2025.

Salah satu konsumen, Lai The Manh Linh, memutuskan beralih dari mobil bensin Toyota Vios ke mobil listrik VF 5 untuk kebutuhan harian sejauh 60–70 kilometer. “Beralih ke EV akan membantu kami menghemat biaya secara signifikan,” ujarnya.

Baca Juga:
One Way di Jalan Tol Arus Balik Mudik Lebaran 2026 Dimulai


Sementara di Thailand, dealer kendaraan listrik merek MG yang berada di bawah SAIC Motor mencatat kenaikan penjualan hingga 20% sejak konflik dimulai.
 
Kondisi ini terjadi seiring lonjakan harga minyak mentah global akibat terganggunya distribusi energi, termasuk dari kawasan strategis seperti Selat Hormuz. Wilayah Asia Pasifik menjadi salah satu yang paling terdampak karena sekitar 80% pasokan minyak melewati jalur tersebut.
 
Kepala Ekonom Asian Development Bank, Albert Park, menilai kenaikan harga minyak secara historis memang mendorong adopsi kendaraan listrik. “Kenaikan harga minyak selalu membantu transisi ke kendaraan listrik. Ini menciptakan insentif ekonomi untuk mempercepat peralihan hijau,” ujarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan