Presiden Prabowo Subianto meninjau sejumlah produk motor listrik. Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto meninjau sejumlah produk motor listrik. Youtube/Sekretariat Presiden

Prabowo Siapkan Skema Kredit Murah untuk Motor Listrik Nasional

Ekawan Raharja • 13 Agustus 2026 21:15
Ringkasnya gini..
  • Prabowo mendorong pembiayaan motor listrik yang lebih terjangkau dengan menurunkan bunga cicilan dan mengupayakan pembelian tanpa DP.
  • Skema pembiayaan tersebut disiapkan untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.
  • Pemerintah juga mendorong kolaborasi industri, BUMN, swasta, dan akademisi untuk memperkuat teknologi serta kemandirian industri nasional.
Kabupaten Bekasi: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendorong penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional dengan menyiapkan skema pembelian yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Pemerintah berencana menurunkan bunga cicilan hingga mengupayakan pembelian motor listrik tanpa uang muka.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (13 Agustus 2026).

“Kita akan turunkan bunga cicilan, kita turunkan untuk rakyat. Kemudian kita usahakan tidak pakai DP (down payment),” tutur Prabowo melalui keterangan resminya.

Skema pembiayaan tersebut disiapkan pemerintah untuk membuat penggunaan kendaraan listrik, khususnya motor listrik, semakin mudah dijangkau masyarakat. Kebijakan ini sekaligus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan permintaan dan penguatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

MoLiNas Dorong Industri Kendaraan Listrik Nasional

Peluncuran MoLiNas menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembangkan mobilitas yang lebih terjangkau sekaligus memperkuat industri kendaraan listrik di dalam negeri.

Baca Juga:
Mobil Boros BBM Tak Selalu karena Gaya Mengemudi, Ini Penyebabnya


Selain aspek pembiayaan, pengembangan MoLiNas diarahkan untuk meningkatkan kemampuan nasional dalam bidang teknologi, memperkuat ketahanan energi, serta menciptakan nilai tambah melalui industri dalam negeri.

Prabowo menegaskan pengembangan MoLiNas merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur bangsa. Sinergi tersebut melibatkan sektor swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dunia usaha, dan akademisi.

Menurut Prabowo kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian nasional, terutama dalam penguasaan dan pengembangan sains serta teknologi.

Melalui penguatan ekosistem kendaraan listrik dan dukungan pembiayaan, pemerintah berharap adopsi kendaraan listrik dapat semakin luas. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari arah pengembangan industri nasional agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi memiliki kemampuan produksi dan teknologi sendiri.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan