Ilustrasi. Lifepal
Ilustrasi. Lifepal

Industri Otomotif

Prediksi Penjualan Mobil Bulan Ini Turun Karena Wacana Insentif PPnBM

Otomotif penjualan mobil industri otomotif daihatsu
Ekawan Raharja • 22 Februari 2021 16:00
Jakarta: Daihatsu memprediksi penjualan otomotif di Indonesia akan mengalami penurunan pada bulan Februari 2021. Mereka menyebut rencana pemerintah untuk memberikan relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan menjadi biang keladinya.
 
Sedia pemerintah berencana memberikan insentif PPnBM untuk pembelian mobil baru per 1 Maret 2021. Hal ini dinilai membuat masyarakat menunda pembelian kendaraan untuk menunggu insentif tersebut disahkan dan mendapatkan potongan harga.
 
"Di Februari melihat dari perkembangan sales kita setelah pengumuman relaksasi PPnBM, umumnya masyarakat menunda pembelian. Saya juga sudah komunikasikan ini dengan teman-teman Toyota, mereka juga kondisinya sama," ungkap Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, beberapa hari lalu melalui jumpa pers daring.
 
Masyarakat juga perlu mengingat bahwasanya tidak semua mobil yang dipasarkan akan mendapatkan insentif tersebut. Meski detail peraturannya belum disahkan, namun pemerintah mengindikasikan akan memberikan insentif untuk kendaraan bermotor pada segmen kendaraan dengan mesin di bawah 1500 cc untuk kategori sedan dan 4x2. dengan local purchase di atas 70 persen.
 
Amel menyebutkan apabila berdasarkan peraturan tersebut, maka mobil-mobil yang bisa mendapatkan diskon ada Xenia, Terios, dan Luxio. Sedangkan mobil-mobil LCGC, seperti Ayla dan Sigra, dan kendaraan komersial ringan tidak akan mendapatkan insentif karen PPnBM-nya masih 0 persen.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif