Desain UHD hanya dimiliki oleh karoseri Adiputro. Instagram/@rzkywicksn
Desain UHD hanya dimiliki oleh karoseri Adiputro. Instagram/@rzkywicksn

Transportasi Umum

Rancang Bangun Bus UHD di Mata Bismania

Ekawan Raharja • 26 Agustus 2020 12:33

Jakarta: Berbagai macam rancang bangun bus sudah dikembangkan oleh berbagai karoseri yang ada di Indonesia, mulai dari Low Decker, High Decker, Super High Decker, Ultra High Decker, dan Double Decker. Di antara berbagai rancang bangun ini, yang cukup unik untuk dibahas adalah Ultra High Decker (UHD).
 
Member forum Bismania Indonesia, Nugroho Tri Pamungkas, bercerita model UHD ini hanya diproduksi oleh satu karoseri saja, yakni Adiputro dari Malang dengan nama Jetbus 3+ UHD. Dia juga menekankan belum banyak yang menggunakan rancang bangun UHD, dan yang diketahuinya salah satu yang menggunakannya adalah Universitas Muhammadiyah Jember
 
"Kalau model Super High Decker dan Double Decker hampir seluruh karoseri besar sudah memilikinya. tetapi kalau UHD ini cuma Adiputro saja yang baru memproduksinya," ungkap pria yang akrab disapa Oho pada Rabu (26/8/2020) kepada Medcom.id.
 
Secara ukuran, kata Oho, desain UHD ini beda tipis dengan model double decker, tingginya hanya terpaut 10 cm saja. Kemudian rancang bangun ini hanya bisa diaplikasikan di model triple axle seperti Mercedes-Benz OH 2542, Scania K410iB, dan Volvo B11R.
 
Uniknya konfigurasi tempat duduk sopir di bus ini tidak ada di depan penumpang, lebih tepatnya berada di bawah penumpang dan banyak orang menyebut dengan posisi low drive. Sehingga penumpang ketika masuk ke dalam bus, akan langsung disajikan tangga untuk naik ke atas ke tempat kursi penumpang. Sedangkan posisi supir berada di sebelah tangga.
 

 

Kelebihan dan Kekurangan Jetbus 3+ UHD di Mata Bismania

Oho mengakui dia belum pernah merasakan bepergian dengan menaiki Jetbus 3+ UHD. Tetapi dia pernah melihat dan masuk ke dalam di saat bus ini sedang dipamerkan di salah satu pameran otomotif di Indonesia.
 
Menurutnya keunggulan utama dari desain ini adalah penumpang mendapatkan pandangan ke depan ke luar lebih luas dan nyaman. Hal ini dikarenakan ketiadaan posisi sopir di depan dan kaca tampil utuh tanpa ada pembatas seperti model double glass di beberapa model rancang bangun lainnya.
 
 Rancang Bangun Bus UHD di Mata Bismania
Pandawa 87 merupakan salah satu PO yang menggunkan desain Jetbus 3+ UHD. Instagram/ausaf_anantaa
 
"Penumpang juga merasa lebih nyaman tanpa terganggu aktivitas sopir, seperti kadang mereka sedang merokok. Kalau Sopir mau istirahat juga bisa lebih mudah karena di belakang joknya ada ruang untuk sopir pengganti beristirahat."
 
Selain itu untuk bagasi juga lebih luas dan besar, sehingga penumpang bisa lebih leluasa untuk membawa barang bawaan ketika bepergian dengan bus. "Kalau untuk bus ke Sumatera atau ke Madura sangat cocok, karena biasanya penumpang membawa banyak barang bawaan. Bahkan promonya, bagasinya muat untuk satu sportcar."
 
Namun untuk kelemahannya, Oho, menilai kursi penumpang paling depan sangat tidak nyaman. Hal ini dikarenakan posisinya berada di atas sopir pas dan mepet dengan kaca, sehingga kursi ini tidak mendapatkan leg rest dan ruangnya terasa sempit.
 
Nah bagaimana dengan Anda. Sudah pernah merasakan naik di Jetbus 3+ UHD?



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan