DKI Jakarta: Haka Auto memperkuat standar penanganan keluhan konsumen di seluruh jaringan dealer sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan purna jual kendaraan listrik di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan setiap masukan pelanggan dapat ditangani lebih cepat, terstruktur, dan konsisten di seluruh kota operasional.
Penguatan standar layanan ini mencakup pembenahan sistem penanganan keluhan agar setiap jaringan dealer memiliki alur respons yang lebih jelas serta koordinasi yang lebih terintegrasi. Perusahaan juga melakukan penyelarasan komunikasi dengan konsumen untuk memastikan informasi yang diberikan tetap konsisten dan mudah dipahami.
Customer Experience Manager Haka Auto, Aulia Intan Ayomi, menegaskan perusahaan terus memperkuat peran customer experience sebagai fondasi hubungan jangka panjang dengan konsumen.
“Kami memandang setiap suara pelanggan sebagai sumber insight strategis untuk mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan. Dengan memahami konteks secara komprehensif, tim kami dapat menghadirkan solusi yang lebih tepat sasaran serta memberikan nilai tambah yang relevan bagi konsumen,” ujar Ayomi melalui keterangan resminya.
Baca Juga: 8 Tanda Body Mobil Bekas Pernah Tabrakan
Menurut grup dealer resmi BYD Indonesia dan Denza Indonesia, implementasi standar layanan tersebut juga mencakup optimalisasi monitoring setiap kasus secara komprehensif dan berkelanjutan. Melalui langkah itu, mereka menargetkan terciptanya pengalaman layanan yang lebih responsif, transparan, dan berfokus pada kebutuhan konsumen.
Penguatan layanan pelanggan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang Haka Auto dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Perusahaan menilai kualitas layanan purna jual memiliki peran penting selain produk kendaraan itu sendiri.
Perluas Jaringan Dealer
Di sisi lain, Haka Auto juga terus memperluas jaringan dealer untuk mendekatkan layanan kepada konsumen di berbagai daerah. Hingga 2026, perusahaan telah mengoperasikan 15 outlet BYD dan dua outlet Denza di Indonesia.
Pada Semester I 2026, Haka Auto berencana meresmikan sejumlah dealer baru di beberapa wilayah strategis seperti Bandung, Semarang, Surabaya, serta beberapa kota di Kalimantan dan Sulawesi.
Ekspansi tersebut dilakukan untuk memperluas akses layanan penjualan dan purna jual kendaraan listrik agar lebih dekat dengan konsumen. Dengan kombinasi penguatan layanan dan ekspansi jaringan dealer, Haka Auto menargetkan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih nyaman, praktis, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.
DKI Jakarta: Haka Auto memperkuat standar penanganan keluhan konsumen di seluruh jaringan dealer sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas
layanan purna jual kendaraan listrik di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan setiap masukan pelanggan dapat ditangani lebih cepat, terstruktur, dan konsisten di seluruh kota operasional.
Penguatan standar layanan ini mencakup pembenahan sistem penanganan keluhan agar setiap jaringan dealer memiliki alur respons yang lebih jelas serta koordinasi yang lebih terintegrasi. Perusahaan juga melakukan penyelarasan komunikasi dengan konsumen untuk memastikan informasi yang diberikan tetap konsisten dan mudah dipahami.
Customer Experience Manager Haka Auto, Aulia Intan Ayomi, menegaskan perusahaan terus memperkuat peran customer experience sebagai fondasi hubungan jangka panjang dengan konsumen.
“Kami memandang setiap suara pelanggan sebagai sumber insight strategis untuk mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan. Dengan memahami konteks secara komprehensif, tim kami dapat menghadirkan solusi yang lebih tepat sasaran serta memberikan nilai tambah yang relevan bagi konsumen,” ujar Ayomi melalui keterangan resminya.
Baca Juga:
8 Tanda Body Mobil Bekas Pernah Tabrakan
Menurut grup dealer resmi BYD Indonesia dan Denza Indonesia, implementasi standar layanan tersebut juga mencakup optimalisasi monitoring setiap kasus secara komprehensif dan berkelanjutan. Melalui langkah itu, mereka menargetkan terciptanya pengalaman layanan yang lebih responsif, transparan, dan berfokus pada kebutuhan konsumen.
Penguatan layanan pelanggan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang Haka Auto dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Perusahaan menilai kualitas layanan purna jual memiliki peran penting selain produk kendaraan itu sendiri.
Perluas Jaringan Dealer
Di sisi lain, Haka Auto juga terus memperluas jaringan dealer untuk mendekatkan layanan kepada konsumen di berbagai daerah. Hingga 2026, perusahaan telah mengoperasikan 15 outlet BYD dan dua outlet Denza di Indonesia.
Pada Semester I 2026, Haka Auto berencana meresmikan sejumlah dealer baru di beberapa wilayah strategis seperti Bandung, Semarang, Surabaya, serta beberapa kota di Kalimantan dan Sulawesi.
Ekspansi tersebut dilakukan untuk memperluas akses layanan penjualan dan purna jual kendaraan listrik agar lebih dekat dengan konsumen. Dengan kombinasi penguatan layanan dan ekspansi jaringan dealer, Haka Auto menargetkan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih nyaman, praktis, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)