Handle pintu interior mobil. CarNewsChina
Handle pintu interior mobil. CarNewsChina

China Recall Jutaan Mobil Karena Posisi Handle Pintu Darurat

Ekawan Raharja • 24 Agustus 2026 14:20
Ringkasnya gini..
  • Sejumlah produsen di China melakukan recall jutaan mobil karena handle pintu darurat sulit dikenali akibat warnanya menyerupai trim interior.
  • Tesla menjadi merek dengan recall terbesar, mencapai hampir 3 juta unit Model 3 dan Model X produksi China.
  • China akan memberlakukan standar baru pada 2027 untuk memastikan handle pintu darurat mudah dikenali dan digunakan penumpang.
Beijing: Sejumlah produsen mobil di China melakukan penarikan kembali atau recall dalam jumlah besar karena masalah keselamatan pada mekanisme pembuka pintu darurat di dalam kabin. Informasi ini dilaporkan CarNewsChina, yang menyebut mekanisme tersebut sulit dikenali karena memiliki warna yang menyerupai trim interior kendaraan.
 
Masalah tersebut berpotensi memengaruhi kemampuan penumpang untuk membuka pintu dan keluar dari kendaraan ketika terjadi kegagalan pada sistem kelistrikan bertegangan rendah.
 
Sejumlah merek yang masuk dalam daftar recall antara lain Tesla, Geely, Leapmotor, BAIC, Hongqi, Dongfeng, Chery, Xiaomi, dan Xpeng. Berdasarkan informasi yang dirilis State Administration for Market Regulation (SAMR) China, total kendaraan yang terdampak mencapai jutaan unit.

Aturan Baru Handle Pintu Mobil China

China sebelumnya telah menerbitkan standar Technical Requirements for Automobile Door Handle Safety yang akan mulai berlaku pada Januari 2027.

Aturan tersebut mewajibkan setiap pintu kendaraan memiliki gagang pintu eksternal dengan fungsi pelepasan mekanis. Sementara itu, gagang pintu bagian dalam harus mudah dikenali, terlihat jelas, serta ditempatkan dalam jarak maksimal 300 milimeter dari tepi pintu.

Baca Juga:
Kasih Kode, Omoda O4 Bakal Dibanderol Rp400 Jutaan


Meski standar tersebut belum resmi berlaku, pemerintah China telah memperketat perhatian terhadap sistem pembuka pintu darurat kendaraan. Sejumlah produsen kemudian mengajukan rencana recall untuk memperbaiki persoalan pada gagang mekanis darurat di dalam kabin.
 
Menurut SAMR, para produsen mengajukan recall berdasarkan Regulations on the Recall of Defective Automobile Products dan Implementation Measures for the Regulations on the Recall of Defective Automobile Products.

Tesla Paling Banyak Recall

Tesla menjadi salah satu produsen dengan jumlah kendaraan terdampak terbesar. Untuk kendaraan produksi China, Tesla melakukan recall terhadap 2.975.910 unit Model 3 dan Model X.
 
Selain itu, Tesla juga menarik kembali 46.041 unit Model 3, Model X, dan Model S impor yang beredar di China.
 
Berikut daftar recall kendaraan yang tercantum dalam laporan tersebut:
  • Zeekr: 92.658 unit 007 dan X.
  • FAW Hongqi: 4.035 unit EH7 dan Tiangong 08.
  • BAIC BluePark: 46.860 unit ArcFox Kaola.
  • Dongfeng: 53.452 unit Nammi 06, Aeolus L8, eπ 007, dan eπ 008.
  • Leapmotor: 371.200 unit C01 dan C11.
  • Chery: 64.488 unit iCaur 03 dan Chery Fulwin X3.
  • Tesla: 2.975.910 unit Model 3 dan Model X produksi China.
  • Tesla: 46.041 unit Model 3, Model X, dan Model S impor.
  • Xiaomi: 390.435 unit SU7 model tahun 2024.
  • Xpeng: 264.842 unit G6, P7+, dan X9.

Baca Juga:
Kronologi Masalah Hyundai Ioniq 5 AA Juju

Perbaikan Handle Pintu Dilakukan Gratis

Untuk kendaraan yang terdampak, produsen akan menambahkan label peringatan pada mekanisme pegangan mekanis darurat di dalam kabin. Perbaikan tersebut dilakukan secara gratis bagi pemilik kendaraan yang masuk dalam program recall.
 
Sebagian besar kendaraan juga akan mendapatkan pembaruan perangkat lunak melalui Over-The-Air (OTA). Pembaruan tersebut menambahkan fungsi penurunan kaca jendela setelah terjadi kecelakaan.
 
Fitur tersebut diharapkan memberikan alternatif bagi penghuni kendaraan untuk keluar ketika sistem kelistrikan atau mekanisme pembuka pintu mengalami gangguan setelah kecelakaan.

Kasus Xiaomi SU7 Jadi Sorotan

Persoalan mekanisme pembuka pintu darurat ini mendapat perhatian besar setelah kecelakaan yang melibatkan Xiaomi SU7. Dalam insiden tersebut, tiga mahasiswa dilaporkan meninggal dunia setelah kendaraan terbakar.
 
Menurut laporan yang dikutip CarNewsChina, para korban disebut tidak berhasil menemukan mekanisme pelepasan pintu darurat yang tersembunyi di kompartemen penyimpanan pada panel pintu. Kasus tersebut kemudian menjadi salah satu sorotan yang mendorong perhatian lebih besar terhadap kemudahan penggunaan mekanisme pembuka pintu darurat.
 
Langkah recall yang dilakukan sejumlah produsen menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses penghuni kendaraan terhadap mekanisme evakuasi dalam kondisi darurat. Standar baru China yang mulai berlaku pada Januari 2027 juga akan memberikan persyaratan yang lebih ketat terkait desain dan posisi mekanisme pembuka pintu kendaraan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan