Detroit: Harus diakui di sekitar kita ada saja orang-orang yang menyukai aroma bensin dan sering menghirupnya saat isi bensin. Nah sekarang, bagi Anda yang suka dengan aroma bensin tidak perlu lagi susah-susah ke pom bensin untuk menghirup aromanya karena sudah ada parfum dengan aroma bensin.
Ford mengembangkan parfum bensin yang mereka beri nama Mach-Eau. Mereka membuat parfum ini sebagai kenang-kenangan apabila mobil bermesin konvensional tidak lagi diproduksi dan orang-orang tidak lagi mencium aroma bensin.
Menurut riset yang mereka lakukan juga, satu dari lima orang rindu akan aroma bensin saat mobil listrik telah sepenuhnya mengakuisisi dunia otomotif. Bahkan aroma bensin ini diakui mereka lebih populer dibandingkan aroma wine, keju, dan mirip dengan aroma buku baru
"Dari hasil survei kami, daya tarik indra penciuman dari mesin bensin merupakan satu hal yang beberapa orang tidak bisa tinggalkan begitu saja. Aroma dari parfum Mach-Eau ini dirancang untuk mengingatkan mereka akan BBM mudah terbakar itu," ujar Direktur Komunikasi Produk Ford Eropa, Jay Ward, dikutip keterangan resminya.
Nama Mach-Eau dipilih agar bisa disandingkan dengan Mustang Mach-E GT yang sudah 100 persen mengadopsi energi listrik sebagai sumber energi geraknya. Saat mobil sedang di cas, aroma ini bisa digunakan untuk mengobati rasa kangen pergi ke pom bensin dan mengisi bensin.
Produksi parfum ini tentu saja bukan berarti menggunakan bahan berbahaya, seperti bensin asli atau bahan mudah terbakar lainnya. Dalam prosesnya, merek asal Amerika Serikat ini berkonsultasi dengan pembuat parfum ternama di Inggris, Olfiction.
Untuk memperoleh bau yang khas dan identik aroma bensin, CEO dan member dari British Society of Perfumers, Pia Long, menggunakan unsur kimia benzaldehyde yang memiliki aroma serupa dengan interior mobil dan para-cresol yang mempunyai bau mirip karet ban. Selanjutnya, kedua unsur kimia tersebut dicampur dengan jahe, geranium, dan cendana demi menambah bau logam, smoky dan bau karet. Parfum itu juga ditambahkan material yang identik dengan binatang seperti kuda untuk mempertegas sosoknya sebagai Mustang.
Sayangnya parfum ini tidak dijual untuk umum. Belum diketahui apakah nantinya parfum ini hanya diberikan kepada pemilik Mustang Mach-E GT atau sudah menyatu di dalam mobil sebagai aroma tambahan.
Detroit: Harus diakui di sekitar kita ada saja orang-orang yang menyukai aroma bensin dan sering menghirupnya saat isi bensin. Nah sekarang, bagi Anda yang suka dengan aroma bensin tidak perlu lagi susah-susah ke pom bensin untuk menghirup aromanya karena sudah ada parfum dengan aroma bensin.
Ford mengembangkan parfum bensin yang mereka beri nama Mach-Eau. Mereka membuat parfum ini sebagai kenang-kenangan apabila mobil bermesin konvensional tidak lagi diproduksi dan orang-orang tidak lagi mencium aroma bensin.
Menurut riset yang mereka lakukan juga, satu dari lima orang rindu akan aroma bensin saat mobil listrik telah sepenuhnya mengakuisisi dunia otomotif. Bahkan aroma bensin ini diakui mereka lebih populer dibandingkan aroma wine, keju, dan mirip dengan aroma buku baru
"Dari hasil survei kami, daya tarik indra penciuman dari mesin bensin merupakan satu hal yang beberapa orang tidak bisa tinggalkan begitu saja. Aroma dari parfum Mach-Eau ini dirancang untuk mengingatkan mereka akan BBM mudah terbakar itu," ujar Direktur Komunikasi Produk Ford Eropa, Jay Ward, dikutip keterangan resminya.
Nama Mach-Eau dipilih agar bisa disandingkan dengan Mustang Mach-E GT yang sudah 100 persen mengadopsi energi listrik sebagai sumber energi geraknya. Saat mobil sedang di cas, aroma ini bisa digunakan untuk mengobati rasa kangen pergi ke pom bensin dan mengisi bensin.