Jakarta: Hampir seluruh merek memiliki perangkat high performance yang dikembangkan bersama-sama antara pihak pabrikan dengan rumah modifikasi atau divisi high performance. Sebagai contoh BMW memiliki M Division, Toyota dengan Gazoo Racing, Mitsubishi dengan Ralliart, dan Mercedes-Benz dengan AMG.
Nah, untuk nama terakhir disebutkan sering kita lihat Mercedes-Benz mengeluar seri dengan nama Mercedes-AMG, seperti contoh Mercedes-AMG G 63, Mercedes-AMG GT 53 4Matic+, dan model lainnya. Namun sudah tahukah Anda sejarah dan arti nama AMG?
Nama AMG merupakan akronim huruf pertama yang diambil dari nama keluarga Aufrecht, Melcher, dan kota Großaspach. Awalnya ini adalah sebuah rumah modifikasi dengan nama AMG Motorenbau und Entwicklungsgesellschaft mbH (AMG Engine Production and Development, Ltd) yang didirikan Hans Werner Aufrecht dan Erhard Melcher.
Pusat AMG sebelumnya merupakan sebuah pabrik yang berada di kota tetangga Burgstall. Sayangnya nama AMG belum menemui ketenarannya hingga tahun 1971, terutama bagi para pecinta dunia balap di Jerman.
Rumah modifikasi ini akhirnya mulai diperhitungkan sejak balapan 24 Hours of Spa-Francorchamps tahun 1971. Hans Heyer dan Clemens Schickentanz membawa 300 SEL 6.8 sampai garis finish di posisi kedua dan berhasil mendapatkan kemenangan di kelasnya. Mobil ini menggendong mesin 6.300 cc dengan tenaga semula 247 daya kuda menjadi 428 daya kuda dan dijuluki "The Pig".
Selain itu di tahun 1984, mereka membangun mobil E-Class W124 bermesin V8 5.600 cc yang sanggup memuntahkan tenaga hingga 385 daya kuda. Performa yang ditawarkan ini mampu mengalahkan sejumlah super car yang ada dan kemudian mendapatkan julukan "The Hammer".
Pada 1990, hubungan antara pihak pabrikan dan tuner semakin mesrah karena kerja ditingkatkan hingga ke sektor desain eksterior dan interior. Hasil kerja sama itu membuahkan mobil baru dengan kode W202 C36 AMG.
Di tahun 1993 AMG sudah menjadi high-profile purveyor dari mobil-mobil modifikasi milik Mercedes-Benz, Daimler-Benz AG dan AMG akhirnya menandatangani kontrak kerjasama. AMG diberikan kantor pusat di Affalterbach, Jerman.
AMG yang mengusung filosofi "One Man One Engine" sudah memproduksi 100 ribu lebih unit mobil dari berbagai model dan pasar terbesar mereka kini ada di Amerika Serikat, Jerman, serta Tiongkok.
Jakarta: Hampir seluruh merek memiliki perangkat high performance yang dikembangkan bersama-sama antara pihak pabrikan dengan rumah modifikasi atau divisi high performance. Sebagai contoh BMW memiliki M Division, Toyota dengan Gazoo Racing, Mitsubishi dengan Ralliart, dan Mercedes-Benz dengan AMG.
Nah, untuk nama terakhir disebutkan sering kita lihat Mercedes-Benz mengeluar seri dengan nama Mercedes-AMG, seperti contoh Mercedes-AMG G 63, Mercedes-AMG GT 53 4Matic+, dan model lainnya. Namun sudah tahukah Anda sejarah dan arti nama AMG?
Nama AMG merupakan akronim huruf pertama yang diambil dari nama keluarga Aufrecht, Melcher, dan kota Großaspach. Awalnya ini adalah sebuah rumah modifikasi dengan nama AMG Motorenbau und Entwicklungsgesellschaft mbH (AMG Engine Production and Development, Ltd) yang didirikan Hans Werner Aufrecht dan Erhard Melcher.
Pusat AMG sebelumnya merupakan sebuah pabrik yang berada di kota tetangga Burgstall. Sayangnya nama AMG belum menemui ketenarannya hingga tahun 1971, terutama bagi para pecinta dunia balap di Jerman.
Rumah modifikasi ini akhirnya mulai diperhitungkan sejak balapan 24 Hours of Spa-Francorchamps tahun 1971. Hans Heyer dan Clemens Schickentanz membawa 300 SEL 6.8 sampai garis finish di posisi kedua dan berhasil mendapatkan kemenangan di kelasnya. Mobil ini menggendong mesin 6.300 cc dengan tenaga semula 247 daya kuda menjadi 428 daya kuda dan dijuluki "The Pig".
Selain itu di tahun 1984, mereka membangun mobil E-Class W124 bermesin V8 5.600 cc yang sanggup memuntahkan tenaga hingga 385 daya kuda. Performa yang ditawarkan ini mampu mengalahkan sejumlah super car yang ada dan kemudian mendapatkan julukan "The Hammer".
Pada 1990, hubungan antara pihak pabrikan dan tuner semakin mesrah karena kerja ditingkatkan hingga ke sektor desain eksterior dan interior. Hasil kerja sama itu membuahkan mobil baru dengan kode W202 C36 AMG.
Di tahun 1993 AMG sudah menjadi high-profile purveyor dari mobil-mobil modifikasi milik Mercedes-Benz, Daimler-Benz AG dan AMG akhirnya menandatangani kontrak kerjasama. AMG diberikan kantor pusat di Affalterbach, Jerman.
AMG yang mengusung filosofi "One Man One Engine" sudah memproduksi 100 ribu lebih unit mobil dari berbagai model dan pasar terbesar mereka kini ada di Amerika Serikat, Jerman, serta Tiongkok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ERA)