Nissan Leaf. Nissan
Nissan Leaf. Nissan

Industri Otomotif

Mobil Baru Nissan Di 2030 Semuanya Bertenaga Listrik

Otomotif industri otomotif mobil listrik nissan netralitas karbon
Ekawan Raharja • 08 Desember 2021 15:00
Yokohama: Nissan sudah mengumumkan rencananya untuk mencapai target netralitas karbon mereka di tahun 2050. Netralitas yang mereka inginkan ini mencakup operasional mereka secara menyeluruh dan produksi kendaraan mereka.
 
Secara spesifik, mobil-mobil baru yang akan dipasarkan pada tahun 2030 akan mengusung energi listrik. Selain itu, mereka juga sudah mempersiapkan sejumlah rencana lainnya untuk mencapai target netralitas karbon yang sudah dipersiapkan.
 
Dari segi baterai, mereka akan mengembangkan komponen yang lebih efisien untuk kendaraan listrik dengan biaya produksi yang lebih terjangkau. Kemudian ekosistem baterai ini (daur ulang) akan dimaksimalkan untuk berbagai hal, seperti contoh sumber energi untuk gedung-gedung.
 
Selain itu, teknologi e-Power yang dimiliki sekarang ini diusahakan memiliki efisiensi yang lebih baik lagi. Sedangkan untuk produksi di pabrik akan menggunakan energi dan material yang ramah lingkungan dan bebas emisi karbon.
 
CEO Nissan, Makoto Uchida, menjelaskan mereka memiliki semangat untuk meningkatkan netralitas karbon di masyarakat. Terlebih, langkah ini juga menjadi langkah untuk melawan perubahan iklim yang terjadi sekarang ini.
 
 
"Kami akan terus menawarkan kendaraan listrik ke berbagai negara di berbagai belahan dunia, dan ini akan menjadi kontribusi utama kami menjadi perusahaan dengan netralitas karbon. Kami akan terus mendorong inovasi dan mendorong masyarakat untuk mencapai masa depan yang berkelanjutan di masa depan untuk semuanya," ungkap Makoto Uchida dikutip dari situs resminya.
 

Memperkenalkan dan Terus Memperbesar Pasar Kendaraan Listrik

Jenama asal Jepang ini menjadi produsen kendaraan pertama yang memproduksi mobil listrik massal yakni Nissan Leaf. Selain itu mereka juga terus bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan infrastruktur dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan keunggulan mobil listrik.
 
Mereka juga mengincar posisi pemain utama di segmen kendaraan listrik dan teknologinya. Bahkan untuk mobil-mobil yang di jual di Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, dan wilayah Eropa pada tahun 2030 seluruhnya adalah kendaraan listrik.
 
Pihak perusahaan percaya bahwa industri otomotif bisa berkontribusi aktif dalam pelestarian lingkungan dan perubahan lingkungan melalui inovasi yang mereka hasilkan. Dengan mengkombinasikan energi terbarukan dan infrastruktur, kendaraan listrik dan operasional yang berkelanjutan dapat mengakselerasi netralitas karbon di masa depan.
 
(ERA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif