Ilustrasi peti kemas. MI/Abdus
Ilustrasi peti kemas. MI/Abdus

Teknologi Otomotif

Korea Selatan Kembangkan Kontainer Khusus Mobil Listrik, Apa Bedanya?

Ekawan Raharja • 17 Mei 2022 16:00
Seoul: Korea Selatan mengembangkan kontainer cerdas untuk mengangkut mobil. Kotak dari besi baja ini didesain secara khusus agar bisa membawa mobil, khususnya mobil listrik, secara aman selama perjalanan.
 
Otoritas Pelabuhan di Busan, Korea Selatan, bekerja sama dengan Vesta (produsen peti kemas terbesar di Korea Selatan) serta Busan Techno Park dan Korea Pallet Pool, perusahaan persewaan palet yang bekerja untuk menjual barang-barang dalam peti kemas. Tidak ada informasi yang jelas mengenai kontainer cerdas yang sedang dikembangkan.
 
Hanya saja mereka menargetkan pembangunan kontainer cerdas akan membuat pengangkutan baterai lithium-ion dan mobil listrik lebih aman. Hal terpenting yang harus dihindari dari baterai lithium-ion adalah situasi terkena panas yang ekstrem atau terkena air langsung.
 
Masalahnya adalah ketika baterai lithium-ion naik, mereka membakar sangat panas, suhu 3.632 derajat Fahrenheit adalah temperatur awal untuk alat penguap busur plasma. Selain suhu, kebakaran baterai pada kendaraan listrik juga sulit dipadamkan.
 
Jadi peran pelabuhan sangat penting untuk menemukan solusi yang aman untuk mengangkut baterai kendaraan listrik, baik saat sudah berada di dalam mobil maupun sebagai kemasan untuk dipasang. Apalagi tragedi kebakaran kapal Felicity Ace membuat trauma perusahaan pelayaran untuk mengangkut kendaraan listrik.
 
 
“Busan memproses lebih dari 90 persen impor dan ekspor baterai lithium-ion di Korea Selatan, jadi pengembangan teknologi kontainer untuk pengangkutan baterai yang aman sangat penting. Dengan mengamankan keamanan, status Busan sebagai pelabuhan internasional dan kota logistik akan ditingkatkan,” kata kepala kantor inovasi digital Busan, Lee Joon-seung, kepada The Loadstar dikutip dari laman The Drive.
 
Kejadian yang menimpa kapal Felicity Ace yang membawa ribuan mobil Volkswagen, Porsche, Audi, hingga Lamborghini terbakar di lepas pantai Portugal pada Februari 2022 bisa menjadi contoh bagaimana dibutuhkan kontainer khusus untuk mobil listrik. Kala itu, kapal sulit dipadamkan karena baterai listrik yang terbakar.
 
Kapal itu membawa hampir 4.000 mobil di bawah naungan Volkswagen Group. Kapal yang terbakar itu mencatat kerugian total karena hampir semua mobilnya rusak. Kerusakan mobil ditanggung asuransi.
 
(ERA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif