Jakarta: Layanan drive thru saat ini banyak ditemui di berbagai lokasi, khususnya di gerai makanan cepat saji yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan ini memungkinan konsumen tidak perlu turun dari mobil untuk mendapatkan barang atau layanan yang mereka inginkan, dan bisa diproses cukup dari dalam mobil.
Namun sudah tahukah Anda sejarah drive thru pertama kali? Layanan ini ternyata sudah digunakan sejak awal tahun 1920-an dan terus berkembang hingga sekarang ini.
Awalnya ide ini diterapkan oleh restoran Pig Stand yang berlokasi di Texas, Amerika Serikat, pada tahun 1921. Konsumen cukup memarkirkan mobilnya dan kemudian carhop, pelayanan, akan datang menghampiri dan menyajikan burger serta kentang goreng kepada konsumen. Kemudian di tahun 1931, 10 tahun kemudian, mereka melakukan inovasi dengan menyiapkan makanan dalam kemasan sehingga konsumen bisa membawa makanan tersebut pulang.
Kemudian di tahun 1947, restoran Red's Giant Hamburg di Missouri, Amerika Serikat, menerapkan konsep drive thru di usaha mereka. Layanan ini perlahan banyak digunakan di berbagai restoran di Amerika Serikat.
Dikutip dari Fox News, sistem drive thru menjadi salah satu inovasi dan akselerasi industri makanan cepat saji. Restoran yang menerapkan konsep drive thru kemudian memfokuskan untuk menyajikan burger, ayam tanpa tulang, dan makanan yang mudah untuk di makan.
McDonald's di tahun 1940-an baru menerapkan konsep Speed Service System dimana konsumen bisa memesan dengan cepat tanpa perlu lama mengantre. Sedangkan konsep drive thru baru diterapkan pada tahun 1975, bersamaan dengan kompetitor mereka Burger King.
Penerapan drive-thru ini juga berpengaruh terhadap desain mobil di seluruh dunia. Para desainer mobil sebelumnya tidak menyediakan cup holder sebagai fitur yang ada di dalam mobil. Namun di tahun 1980-, dan banyak penumpang yang makan di dalam mobil, maka cup holder menjadi salah satu fitur fungsional yang harus dimiliki di dalam mobil hingga sekarang ini.
Di era sekarang ini, drive thru tidak hanya digunakan di restoran saja. Mulai dari rumah sakit, khususnya untuk layanan rapid Antigen atau PCR, hingga berbelanja sudah bisa menerapkan layanan drive thru.
Jakarta: Layanan drive thru saat ini banyak ditemui di berbagai lokasi, khususnya di gerai makanan cepat saji yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan ini memungkinan konsumen tidak perlu turun dari mobil untuk mendapatkan barang atau layanan yang mereka inginkan, dan bisa diproses cukup dari dalam mobil.
Namun sudah tahukah Anda sejarah drive thru pertama kali? Layanan ini ternyata sudah digunakan sejak awal tahun 1920-an dan terus berkembang hingga sekarang ini.
Awalnya ide ini diterapkan oleh restoran Pig Stand yang berlokasi di Texas, Amerika Serikat, pada tahun 1921. Konsumen cukup memarkirkan mobilnya dan kemudian carhop, pelayanan, akan datang menghampiri dan menyajikan burger serta kentang goreng kepada konsumen. Kemudian di tahun 1931, 10 tahun kemudian, mereka melakukan inovasi dengan menyiapkan makanan dalam kemasan sehingga konsumen bisa membawa makanan tersebut pulang.
Kemudian di tahun 1947, restoran Red's Giant Hamburg di Missouri, Amerika Serikat, menerapkan konsep drive thru di usaha mereka. Layanan ini perlahan banyak digunakan di berbagai restoran di Amerika Serikat.
Dikutip dari Fox News, sistem drive thru menjadi salah satu inovasi dan akselerasi industri makanan cepat saji. Restoran yang menerapkan konsep drive thru kemudian memfokuskan untuk menyajikan burger, ayam tanpa tulang, dan makanan yang mudah untuk di makan.