Booth Toyota di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten. Toyota
Booth Toyota di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten. Toyota

Toyota Klaim Sudah Ekspor 3,37 Juta Unit Mobil

Ekawan Raharja • 15 Oktober 2026 16:20
Ringkasnya gini..
  • Toyota Indonesia meraih Primaniyarta Awards 2026 kategori Eksportir Pemanfaat FTA atas kontribusinya dalam perdagangan internasional.
  • Hingga September 2026, ekspor CBU Toyota mencapai 3.375.490 unit ke lebih dari 100 negara sejak ekspor perdana pada 1987.
  • Pada Januari–September 2026, ekspor CBU Toyota mencapai 223.696 unit, setara 60,3% dari total ekspor CBU nasional.
Kabupaten Tangerang: PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) meraih Primaniyarta Awards 2026 kategori Eksportir Pemanfaat FTA atas kontribusinya dalam memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas untuk mendukung ekspor produk otomotif buatan Indonesia.

Dalam kegiatan ekspornya, TMMIN memanfaatkan sejumlah perjanjian perdagangan, antara lain Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA), termasuk skema User Specific Duty Free Scheme (USDFS), ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA), serta Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA).

Sejak memulai ekspor kendaraan pada 1987, Toyota Indonesia terus memperluas jangkauan pasar internasional. Hingga September 2026, ekspor kendaraan utuh atau Completely Built-Up (CBU) produksi lokal mencapai 3.375.490 unit ke lebih dari 100 negara di kawasan Asia, Amerika, Timur Tengah, Afrika, Australia, dan Oseania.

Selain kendaraan utuh, ekspor Toyota Indonesia mencakup kendaraan dalam bentuk terurai atau Completely Knocked-Down (CKD), komponen kendaraan, mesin utuh dan komponen mesin, serta dies dan jig untuk mendukung kebutuhan produksi di berbagai negara.

Khusus sepanjang Januari–September 2026, ekspor CBU Toyota mencapai 223.696 unit, setara dengan 60,3% dari total ekspor CBU nasional sebanyak 371.260 unit. Capaian tersebut tumbuh 2,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
 

Kegiatan manufaktur TMMIN turut melibatkan tenaga kerja dan pemasok dalam rantai pasok industri otomotif nasional. Saat ini, kegiatan produksinya melibatkan sekitar 360.000 tenaga kerja dan didukung oleh 760 pemasok dari Tier 1 hingga Tier 3.

Aktivitas ekspor ini kemudian diganjar Primaniyarta Awards 2026 yang diserahkan oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso pada Rabu (14/10/2026), dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten. TEI ke-41 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 dengan mengusung tema “The Ultimate Hub for Global Sourcing”.

Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas penghargaan yang diterima perusahaan. Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama perdagangan untuk memperluas akses pasar produk otomotif Indonesia.

“Penghargaan ini menjadi bagian dari perjalanan panjang TMMIN dalam mengembangkan kegiatan manufaktur dan ekspor dari Indonesia, yang didukung oleh berbagai pihak. Kami berharap kerja sama perdagangan yang terus dibangun pemerintah dapat semakin membuka akses ke pasar baru, sehingga produk otomotif buatan Indonesia dapat menjangkau lebih banyak negara dan semakin berdaya saing di pasar global,” ujar Nandi Julyanto melalui keterangan resminya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan