Langkah ini dilakukan seiring pertumbuhan pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Afriansyah menilai transformasi menuju ekonomi hijau kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Menurut dia, perkembangan industri kendaraan listrik menjadi salah satu penopang penting ekosistem pekerjaan masa depan.
“Geliat pasar yang sangat cepat dalam periode tiga tahun terakhir ini tentunya berdampak langsung pada kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang teknologi otomotif berbasis listrik, digitalisasi, serta keterampilan pendukung industri hijau,” kata Afriansyah dikutip dari Antara.
Baca Juga:
Penjualan Daihatsu April 2026 Naik 11 Persen
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan listrik di Indonesia meningkat signifikan, dari sekitar 10 ribu unit pada 2022 menjadi lebih dari 100 ribu unit pada 2025.
Pria yang akrab disapa Ferry itu menjelaskan, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian dari implementasi Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045 di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat kolaborasi dengan industri otomotif, termasuk Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI), melalui program pendidikan vokasi.
“Pada tahun 2023, PT HMMI memberikan hibah 5 unit kendaraan untuk pengembangan pelatihan vokasi kejuruan otomotif di BBPVP (Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas) Bandung. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi strategis yang kami harapkan terus berlanjut diikuti perusahaan lainnya,” ujar dia.
Baca Juga:
BYD M6 PHEV Sudah Didaftarkan, NJKB Mulai Rp104 Juta
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi SDM sekaligus memperluas peluang kerja profesional di sektor otomotif dan industri hijau.
"Sinergi antara pemerintah, industri, dan lembaga pelatihan menjadi kunci agar Indonesia mampu menciptakan tenaga kerja yang produktif dan siap menghadapi tantangan masa depan di sektor green jobs,” kata Wamenaker Ferry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News