Beijing: Pendiri Geely Auto, Li Shufu, mengundurkan diri dari posisi chairman atau komisaris utama perusahaan otomotif tersebut. Pergantian kepemimpinan ini dilakukan ketika Geely Auto mencatatkan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah pada paruh pertama 2026.
Li Shufu yang berusia 63 tahun akan tetap menjabat sebagai chairman Zhejiang Geely Holding Group, perusahaan induk Geely Auto yang juga menaungi Volvo Cars dan memiliki kepemilikan saham di Mercedes-Benz Group.
Posisi chairman Geely Auto selanjutnya akan diisi Andy An Conghui (56) yang sebelumnya merupakan executive director. Pengangkatan tersebut berlaku sehari setelah pengumuman perusahaan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Hong Kong, seperti diberitakan oleh South China Morning Post.
"Kami kini memulai upaya untuk membina talenta profesional dan membangun tim profesional. Proses suksesi ini bertujuan menciptakan lingkungan yang positif bagi pertumbuhan talenta internal serta perkembangan budaya perusahaan yang sehat," ungkap Li dalam sebuah pernyataan.
Li sebelumnya telah menyampaikan rencana suksesi tersebut pada Juni 2026. Ketika menghadiri sebuah forum dalam Chongqing Auto Show, ia mengatakan Geely akan menyusun rencana suksesi untuk mendukung pertumbuhan perusahaan lebih lanjut.
Baca Juga:
China Recall Jutaan Mobil Karena Posisi Handle Pintu Darurat
Jerry Gan Jadi CEO Geely Auto
Selain pergantian chairman, Geely Auto juga melakukan perubahan pada posisi CEO. Jerry Gan Jiayue, yang sebelumnya memimpin pengembangan produk dan penjualan Geely Auto, ditunjuk sebagai CEO baru menggantikan Gui Shengyue.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari langkah Geely Auto dalam membangun struktur kepemimpinan dan tim profesional untuk mendukung pertumbuhan perusahaan di tengah persaingan industri otomotif China yang semakin ketat.
Geely Auto sendiri mencatat kinerja keuangan yang beragam pada semester pertama 2026. Perusahaan membukukan laba bersih sebesar 9,1 miliar yuan atau sekitar USD1,35 miliar.
Angka tersebut turun 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, pendapatan Geely Auto justru mencapai rekor baru sebesar 173,6 miliar yuan, atau tumbuh 15 persen secara tahunan.
Dari sisi penjualan, Geely Auto mengirimkan 1,42 juta kendaraan kepada konsumen sepanjang Januari-Juni 2026. Angka tersebut naik sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan paling signifikan terjadi pada ekspor. Pengiriman kendaraan Geely Auto ke pasar luar negeri melonjak 158 persen menjadi 474.228 unit pada semester pertama 2026.
Beijing: Pendiri
Geely Auto, Li Shufu, mengundurkan diri dari posisi chairman atau komisaris utama perusahaan
otomotif tersebut. Pergantian kepemimpinan ini dilakukan ketika Geely Auto mencatatkan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah pada paruh pertama 2026.
Li Shufu yang berusia 63 tahun akan tetap menjabat sebagai chairman Zhejiang Geely Holding Group, perusahaan induk Geely Auto yang juga menaungi
Volvo Cars dan memiliki kepemilikan saham di
Mercedes-Benz Group.
Posisi chairman Geely Auto selanjutnya akan diisi Andy An Conghui (56) yang sebelumnya merupakan executive director. Pengangkatan tersebut berlaku sehari setelah pengumuman perusahaan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Hong Kong, seperti diberitakan oleh South China Morning Post.
"Kami kini memulai upaya untuk membina talenta profesional dan membangun tim profesional. Proses suksesi ini bertujuan menciptakan lingkungan yang positif bagi pertumbuhan talenta internal serta perkembangan budaya perusahaan yang sehat," ungkap Li dalam sebuah pernyataan.
Li sebelumnya telah menyampaikan rencana suksesi tersebut pada Juni 2026. Ketika menghadiri sebuah forum dalam Chongqing Auto Show, ia mengatakan Geely akan menyusun rencana suksesi untuk mendukung pertumbuhan perusahaan lebih lanjut.
Jerry Gan Jadi CEO Geely Auto
Selain pergantian chairman, Geely Auto juga melakukan perubahan pada posisi CEO. Jerry Gan Jiayue, yang sebelumnya memimpin pengembangan produk dan penjualan Geely Auto, ditunjuk sebagai CEO baru menggantikan Gui Shengyue.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari langkah Geely Auto dalam membangun struktur kepemimpinan dan tim profesional untuk mendukung pertumbuhan perusahaan di tengah persaingan industri otomotif China yang semakin ketat.
Geely Auto sendiri mencatat kinerja keuangan yang beragam pada semester pertama 2026. Perusahaan membukukan laba bersih sebesar 9,1 miliar yuan atau sekitar USD1,35 miliar.
Angka tersebut turun 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, pendapatan Geely Auto justru mencapai rekor baru sebesar 173,6 miliar yuan, atau tumbuh 15 persen secara tahunan.
Dari sisi penjualan, Geely Auto mengirimkan 1,42 juta kendaraan kepada konsumen sepanjang Januari-Juni 2026. Angka tersebut naik sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan paling signifikan terjadi pada ekspor. Pengiriman kendaraan Geely Auto ke pasar luar negeri melonjak 158 persen menjadi 474.228 unit pada semester pertama 2026.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)