Jakarta: Ajang BRI Liga 1 2021 -- 2022 masih bergulir. Kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air ini memberikan dampak positif khususnya kepada pesepak bola nasional.
Ya, bisa dibilang ajang BRI Liga 1 menjadi kawah candradimuka untuk para pesepak bola nasional meningkatkan skill. Terbukti, pesepak bola Indonesia Pratama Arhan direkrut oleh klub Jepang, Tokyo Verde.
Pencapaian Arhan memang sejalan dengan tujuan BRI untuk menjembatani para pemain untuk mengembangkan diri.
"Kami bangga melihat penyelenggaraan BRI Liga 1 berbuah manis bagi karier para pemain. Pencapaian ini tentunya akan menjadi motivasi kuat bagi pemain muda lainnya untuk merintis jalan serupa. Kami berharap, dengan sisa waktu penyelenggaraan BRI Liga 1 2021-2022 yang kurang dari sebulan lagi, pemain dapat terus terpacu untuk unjuk gigi sehingga tidak hanya berprestasi di klub, tapi juga berprestasi di timnas nasional dan bahkan go international," kata Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id.
Catur menambahkan, kesempatan emas masih terbuka lebar bagi klub untuk mengejar kemenangan maupun pemain dalam menunjukkan bakatnya hingga akhir kompetisi BRI Liga 1 ini.
Adapun selain Pratama Arhan, atlet lain seperti Bayu Fiqri dari Persib Bandung, Irfan Jauhari dari Persija Jakarta, dan Marselino Ferdinan dari Persebaya Surabaya turut menarik perhatian publik sebagai salah tiga pemain muda terbaik di Liga 1 2021-2022.
Pemain muda penyerang sayap Persija Ifan Jauhari sebagai perwakilan klub menyebut, torehan prestasi dari pemain muda potensial seperti Pratama Arhan turut memotivasi dan menambah kepercayaan diri para pemain lainnya untuk mencapai standar kemampuan yang setara. Dirinya menyebut kehadiran Liga 1 sebagai wadah kompetisi semakin memperlebar peluang untuk mengembangkan kemampuan.
"(Capaian) Itu sangat bagus buat pemain muda. Tentunya, sangat memotivasi pemain muda lain agar kita bisa (berkembang dan) keluar dari zona nyaman," ujar Irfan Jauhari.
Senada, Pemain muda Persib Bandung Bayu Fiqri mengatakan kompetisi BRI Liga 1 sekaligus memberi kesempatan untuk belajar dari pemain senior dari 18 klub yang bermain di ajang ini. Kompetisi ini, lanjut Bayu, turut memperbesar harapan untuk pemain lokal bisa go internasional.
Meningkatnya jumlah pemain muda potensial di Indonesia yang go international tentunya berdampak positif pada majunya ekosistem olahraga Indonesia untuk semakin profesional dan berdaya saing tinggi di kancah global.
Bergulirnya BRI Liga 1 juga memberikan dampak positif pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produksi jersey dan merchandise klub yang meningkat menjadi angin segar bagi UMKM di bidang tekstil, sablon, dan industri terkait. Tak hanya itu, berjalannya liga juga turut meningkatkan perekonomian sektor yang terkait dengan sepak bola, semisal hak siar, perhotelan, dan jasa boga (katering).
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan