Dua atlet nasional dipercaya berada di barisan terdepan untuk membawa bendera Merah Putih. Atlet bola basket putri, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, tampil mengibarkan bendera dengan mengenakan pakaian adat Bali, daerah asalnya.
Sementara itu, atlet karate nomor kumite +84 kilogram, Daniel Hutapea, mendampingi Ayu di barisan depan. Daniel mengenakan pakaian khas Batak dengan kain ulos yang diselempangkan di bahu.
Kebanggaan dan Kesan Pembawa Bendera
Kepercayaan memimpin defile Kontingen Merah Putih menjadi kebanggaan tersendiri bagi Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi. Ia mengaku terharu saat pertama kali menerima mandat tersebut.
“Saya merasa sangat bangga dan terharu ketika pertama kali mendapat kabar bahwa saya dipercaya menjadi flag bearer Indonesia di Asian Games 2026. Ini bukan hanya tentang membawa bendera, tetapi juga membawa nama dan semangat seluruh kontingen Indonesia,” ujar Ayu seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora.
Rasa syukur juga disampaikan Daniel Hutapea. Penunjukan tersebut menjadi pencapaian yang berkesan karena Asian Games Aichi-Nagoya 2026 merupakan partisipasi pertamanya di pesta olahraga tingkat Asia.
“Saya sangat senang, bangga, dan bersyukur bisa terpilih menjadi flag bearer di Asian Games 2026. Saya sangat antusias menerima tugas ini. Ini bukan hanya tentang membawa bendera, tetapi juga menjadi bagian dari momen yang penting dan membanggakan bagi saya pribadi,” ucap Daniel.
Indonesia Bidik Medali Emas di Asian Games 2026
Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Indonesia mengirimkan total 430 atlet yang didampingi 145 personel ofisial dan pelatih. Para atlet Skuad Garuda akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Indonesia mengusung target membawa pulang empat medali emas dari ajang tersebut. Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet, pemerintah menyiapkan bonus senilai Rp3 miliar bagi setiap peraih medali emas yang berhasil mengharumkan Merah Putih di Jepang.
(Ahmad Raul)