SRX Cup menjadi supporting race atau balapan pendukung dalam rangkaian FIA Rallycross World Cup Indonesia 2026. Kehadirannya memberi kesempatan kepada pembalap Indonesia untuk merasakan langsung karakter lintasan rallycross yang memadukan permukaan aspal dan tanah atau gravel.
Menurut Director of Operations SARGA.CO, Samsul Purba, SRX Cup merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem rallycross di Tanah Air.
Melalui kompetisi ini, pembalap nasional diharapkan dapat mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan di level internasional.
“Dengan hadirnya Ancol Rallycross Circuit di Jakarta, peluang bagi perkembangan rallycross di Indonesia semakin terbuka. Melalui SRX Cup, kami ingin menghadirkan ruang kompetisi bagi para pembalap nasional untuk mengembangkan kemampuan, membangun pengalaman, dan mempersiapkan diri menuju persaingan di tingkat internasional,” ujar Samsul.
SRX Cup Pertandingkan Tiga Kategori
SRX Cup akan mempertandingkan tiga kategori, yakni Utility Terrain Vehicle (UTV), Rally Car 4 (RC4), dan Front-Wheel Drive (FWD).
Kelas UTV diperuntukkan bagi kendaraan balap off-road roda empat yang biasa tampil dalam ajang Kejuaraan Nasional Speed Offroad. Kendaraan jenis ini dirancang untuk menghadapi medan berat dan membutuhkan kemampuan pengendalian khusus.
Sementara itu, kelas RC4 dan FWD mengacu pada kendaraan yang biasa digunakan dalam kejuaraan rally dan sprint rally di Indonesia. Keduanya menggunakan sistem penggerak roda depan atau front-wheel drive, dengan modifikasi pada tenaga mesin serta penyetelan suspensi agar sesuai dengan karakter lintasan.
Pendaftaran untuk pembalap nasional telah dibuka sejak 30 Oktober dan dijadwalkan berlangsung hingga 15 November 2026.
Penyelenggaraan SRX Cup merupakan hasil kolaborasi SARGA MOTORSPORT dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat. IMI turut memfasilitasi partisipasi komunitas rally nasional sekaligus mendukung penyusunan regulasi agar kompetisi berjalan sehat dan adil.
Ketua Umum IMI Pusat, Moreno Soeprapto, mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada pembalap nasional untuk tampil dalam rangkaian kejuaraan dunia tersebut.
“Indonesia memiliki komunitas rally yang kuat serta talenta-talenta nasional dengan potensi besar untuk berkembang di disiplin rallycross. Keikutsertaan para pembalap nasional tersebut dalam SRX Cup menjadi langkah positif untuk memperluas pengalaman kompetisi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan motorsport internasional, khususnya FIA Rallycross World Cup,” ujar Moreno.
Empat Tahapan Menuju Final
Persaingan SRX Cup dirancang berlangsung dalam empat tahapan setelah sesi latihan bebas atau free practice. Para pembalap akan melewati babak kualifikasi, perempat final, semifinal, hingga final.
Setiap balapan diperkirakan berlangsung selama 3-5 menit dengan jarak tempuh sekitar 4-7 putaran. Pembalap juga diwajibkan mengambil satu kali joker lap, yakni jalur alternatif yang menjadi salah satu elemen strategi khas dalam rallycross.
Format tersebut menuntut pembalap untuk tidak hanya memiliki kecepatan, tetapi juga mampu membaca situasi dan mengambil keputusan dengan cepat. Persaingan di lintasan campuran aspal dan gravel membuat kemampuan mengendalikan kendaraan menjadi faktor penting.
FIA Rallycross World Cup Hadirkan Loeb dan Hansen
FIA Rallycross World Cup Indonesia 2026 menjadi penyelenggaraan perdana kejuaraan tersebut sekaligus menandai ekspansi rallycross FIA ke Asia Tenggara.
Ajang ini akan mempertandingkan kelas RX1 dan RX5 di Ancol Rallycross Circuit. Lintasan sepanjang sekitar 1,37 kilometer itu memiliki komposisi 60 persen aspal dan 40 persen gravel, dilengkapi 11 tikungan, satu jump zone, serta jalur joker lap.
SARGA MOTORSPORT juga menyiapkan sejumlah pembalap untuk berlaga di kejuaraan utama. Di kelas RX1, terdapat Sébastien Loeb, juara dunia World Rally Championship (WRC) sembilan kali, dan Kevin Hansen, juara FIA Extreme H World Cup 2025. Sementara itu, Kingston Effendi akan tampil di kelas RX5.