Kesuksesan Asian Games Bukti Nyata Revolusi Mental

Gervin Nathaniel Purba 10 September 2018 17:31 WIB
berita kemenko pmk
Kesuksesan Asian Games Bukti Nyata Revolusi Mental
ilustrasi - - Foto: dok Kemenko PMK
Jakarta: Kesuksesan penyelenggaraan Asian Games 2018, Jakarta-Palembang masih membekas di benak masyarakat Indonesia. Tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, Indonesia juga berhasil menorehkan sejarah baru dalam perolehan medali emas.

Di sisi lan, decak kagum sudah terasa sejak pembukaan Asian Games 2018 hingga acara penutupan. Idola-idola baru pun bermunculan dan viral di berbagai media disertai seruan kebersatuan Indonesia oleh berbagai pihak.

Anggota Gugus Tugas Nasional Gerakan Revolusi Mental (GNMR) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Rumadi mengatakan kesuksesan penyelenggaraan Asian Games 2018 merupakan bukti bahwa Indonesia bukan bangsa yang lemah.


“Indonesia secara berproses telah terevolusi untuk menjadi lebih baik dari cara pandang, sikap, dan pikiran,” ujar Rumadi dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin 10 September 2018.

Dari ajang tersebut, dia menilai bangsa Indonesia telah mampu bersikap tertib mulai dari mengantre tiket, masuk dan keluar arena tanpa meninggalkan sampah, menjaga kebersihan fasilitas umum, melayani tamu dalam dan luar negeri dengan ramah, mengedepankan nilai-nilai integritas, gotong royong, dan etos kerja dalam perannya masing-masing demi kesuksesan Asian Games 2018.

“Kita telah mengambil peran bersama yang besar dalam revolusi mental di Asian Games 2018,” ungkap Rumadi.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Pasraman Satya Dharma Bakti Banyumas Slamet Raharjo. Menurut Slamet, contoh konkret revolusi mental lainnya dalam Asian Games 2018 adalah rasa kebersatuan dan sportivitas para atlet.

Dalam satu tim, seperti tim sepak bola, 12 orang tidak semuanya berasal dari satu agama atau budaya, mereka beragam tetapi mau bekerja sama. “Tidak melihat perbedaan, tetapi prestasi untuk mengangkat bangsa Indonesia. Disitulah revolusi mental,” kata Slamet menjelaskan.

Slamet juga menyoroti pentingnya penerapan nilai-nilai dalam revolusi mental. Dengan rasa penuh keyakinan akan masa depan Indonesia yang lebih baik, Slamet mengungkapkan perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri dan terus bersinergi.



(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id