Presiden Joko Widodo saat menjadi pembicara pada World Leaders Summit on Forest and Land Use. (ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Lukas/am)
Presiden Joko Widodo saat menjadi pembicara pada World Leaders Summit on Forest and Land Use. (ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Lukas/am)

Peparnas Papua

Jokowi Minta Maaf karena Absen di Upacara Pembukaan Peparnas Papua

Kautsar Halim • 05 November 2021 18:53
Jayapura: Presiden Joko Widodo meminta maaf karena tak hadir secara langsung dalam upacara pembukaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Jumat 5 November. Tapi, dia berjanji akan hadir dalam upacara penutupan pada 13 November mendatang.
 
"Tadinya saya akan ke Papua untuk membuka Peparnas XVI, bertemu dengan atlet-atlet yang luar biasa dan tentunya Pace, Mace, kakak-kakak dan saudara semuanya," kata Jokowi dalam tayangan video di upacara pembukaan Peparnas Papua.
 
"Namun mohon maaf, saya tidak dapat hadir karena harus menjalani karantina setelah kembali dari luar negeri," tambahnya.

"Sebenarnya tanggal 5 November 2021 pagi saya sudah tiba di Tanah Air dan bisa membuka Peparnas secara virtual dari Jakarta. Tapi saya lebih memilih hadir di penutupan nantinya di Jayapura, karena Papua selalu ada di hati saya," lanjut Jokowi.
 
Dalam kesempatan ini, Jokowi juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang hadir langsung di Bumi Cenderawasih untuk membuka Peparnas Papua.
 
"Saya yakin Peparnas di papua akan sukses penuh dengan prestasi dan meriah, torang bisa," pungkas Jokowi.
 
 

 
Seremoni pembukaan Peparnas Papua mengusung mengusung tema "Cahaya dari Timur Papua". Sejumlah musisi papan atas seperti Anggun, Nowela Mikhelia, dan dan Edo Kondologit turut tampil untuk memeriahkan acara. Selain itu, terdapat juga penampilan artis lokal seperti Kaonak, Manggorap, Nogei, Shine of Black, Piter Ginuy, dan Irsa Yoku.
 
Pembukaan Peparnas turut menghadirkan beragam tarian tradisional dari berbagai daerah, termasuk Papua sebagai tuan rumah. Kemudian, terdapat atraksi 500 drone yang didatangkan dari California dan Dubai yang akan menghiasi langit-langit Bumi Cenderawasih. 
 
Dari segi pengamanan, upacara pembukaan Peparnas Papua melibatkan 1.400 personel TNI-Polri. Seluruh kegiatan Peparnas Papua juga bakal menerapkan protokol kesehatan ketat mengingat masih dalam kondisi pandemi covid-19.
 
Pembatasan penonton saat seremoni pembukaan diberlakukan. Meski begitu, masyarakat akan tetap dapat menyaksikan kemegahan upacara pembukaan dengan hadirnya videotron di sejumlah titik di Jayapura.
 
Selain itu, Kementerian Kominfo juga telah menginstruksikan agar semua siaran televisi dapat menyiarkan upacara pembukaan dan penutupan Peparnas secara langsung dan juga tersedia layanan live streaming YouTube.
 
Dalam pelaksanaannya, Peparnas Papua bakal diikuti tak kurang dari 1.985 atlet dari segala penjuru Tanah Air. Mereka semua akan bersaing dalam 12 cabang olahraga, termasuk angkat berat, atletik, bulu tangkis, catur, dan judo.
 
Peparnas Papua menjadi momentum dan panggung kesetaraan bagi para atlet disabilitas. Dengan begitu, mereka juga bisa unjuk kemampuan untuk terus berprestasi mengharumkan nama daerah dan bangsa. (ANT)

 


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan