Seremoni pembukaan Peparnas Papua mengusung mengusung tema "Cahaya dari Timur Papua". Sejumlah musisi papan atas seperti Anggun, Nowela Mikhelia, dan dan Edo Kondologit turut tampil untuk memeriahkan acara. Selain itu, terdapat juga penampilan artis lokal seperti Kaonak, Manggorap, Nogei, Shine of Black, Piter Ginuy, dan Irsa Yoku.
Pembukaan Peparnas turut menghadirkan beragam tarian tradisional dari berbagai daerah, termasuk Papua sebagai tuan rumah. Kemudian, terdapat atraksi 500 drone yang didatangkan dari California dan Dubai yang akan menghiasi langit-langit Bumi Cenderawasih.
Dari segi pengamanan, upacara pembukaan Peparnas Papua melibatkan 1.400 personel TNI-Polri. Seluruh kegiatan Peparnas Papua juga bakal menerapkan protokol kesehatan ketat mengingat masih dalam kondisi pandemi covid-19.
Pembatasan penonton saat seremoni pembukaan diberlakukan. Meski begitu, masyarakat akan tetap dapat menyaksikan kemegahan upacara pembukaan dengan hadirnya videotron di sejumlah titik di Jayapura.
Selain itu, Kementerian Kominfo juga telah menginstruksikan agar semua siaran televisi dapat menyiarkan upacara pembukaan dan penutupan Peparnas secara langsung dan juga tersedia layanan live streaming YouTube.
Dalam pelaksanaannya, Peparnas Papua bakal diikuti tak kurang dari 1.985 atlet dari segala penjuru Tanah Air. Mereka semua akan bersaing dalam 12 cabang olahraga, termasuk angkat berat, atletik, bulu tangkis, catur, dan judo.
Peparnas Papua menjadi momentum dan panggung kesetaraan bagi para atlet disabilitas. Dengan begitu, mereka juga bisa unjuk kemampuan untuk terus berprestasi mengharumkan nama daerah dan bangsa. (ANT)
(KAH)