Klub-klub tersebut berasal dari sejumlah kota dan pada awalnya menggunakan nama berbahasa Belanda. Seiring berjalannya waktu, nama mereka berubah menjadi identitas yang lebih dikenal oleh pencinta sepak bola Indonesia saat ini.
Tujuh klub pendiri PSSI tersebut adalah Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ), Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (BIVB), Perserikatan Sepakraga Mataram (PSM), Vortenlandsche Voetbal Bond (VVB), Madioensche Voetbal Bond (MVB), Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM), dan Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB).
Daftar 7 Klub Pendiri PSSI
Berikut tujuh klub yang tercatat berperan dalam pendirian PSSI beserta nama yang dikenal sekarang.1. Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ) – Persija Jakarta
VIJ merupakan bond sepak bola dari Jakarta yang menjadi salah satu pendiri PSSI. Organisasi ini kemudian dikenal sebagai Persija Jakarta, klub yang memiliki sejarah panjang dalam persepakbolaan Indonesia.
2. Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (BIVB) – Persib Bandung
BIVB berasal dari Bandung dan menjadi bagian dari pembentukan PSSI. Dalam perkembangannya, identitas tersebut dikenal sebagai Persib Bandung, salah satu klub dengan basis pendukung besar di Indonesia.
3. Perserikatan Sepakraga Mataram (PSM) – PSIM Yogyakarta
PSM merupakan bond sepak bola dari Yogyakarta yang ikut mendirikan PSSI. Pada 27 Juli 1930, nama PSM diubah menjadi PSIM, singkatan dari Perserikatan Sepakbola Indonesia Mataram, yang dikenal sebagai PSIM Yogyakarta.
4. Vortenlandsche Voetbal Bond (VVB) – Persis Solo
VVB merupakan perwakilan sepak bola dari Solo yang ikut dalam pendirian PSSI. Klub ini kemudian dikenal sebagai Persis Solo dan menjadi bagian dari sejarah sepak bola di Jawa Tengah.
5. Madioensche Voetbal Bond (MVB) – PSM Madiun
MVB berasal dari Madiun, Jawa Timur. Seiring perkembangan organisasi dan sepak bola nasional, klub ini dikenal sebagai PSM Madiun. Namanya perlu dibedakan dari PSM Makassar yang merupakan klub berbeda.
6. Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM) – PPSM Magelang
IVBM merupakan bond sepak bola dari Magelang yang turut mendirikan PSSI. Klub ini kemudian dikenal sebagai PPSM Magelang, yang juga memiliki sejarah dalam kompetisi sepak bola Indonesia.
7. Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB) – Persebaya Surabaya
SIVB berasal dari Surabaya dan menjadi salah satu klub yang berperan dalam pendirian PSSI. Dalam perkembangannya, klub tersebut dikenal sebagai Persebaya Surabaya, salah satu tim bersejarah di Indonesia.
Peran Tujuh Klub dalam Sejarah PSSI
Pendirian PSSI tidak terlepas dari peran Soeratin Sosrosoegondo, tokoh yang mendorong terbentuknya organisasi sepak bola nasional. Pada masa kolonial Belanda, sepak bola juga menjadi ruang untuk membangun persatuan di antara masyarakat Indonesia.Pertemuan yang melibatkan perwakilan tujuh bond tersebut berlangsung di Yogyakarta pada 19 April 1930. Dari pertemuan itu, lahir organisasi sepak bola yang awalnya bernama Persatoean Sepak Raga Seloeroeh Indonesia dan kemudian dikenal sebagai Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.
Keberadaan tujuh klub pendiri tersebut menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola nasional. Mereka bukan sekadar peserta kompetisi, melainkan juga memiliki peran dalam membangun organisasi yang menaungi sepak bola Indonesia hingga sekarang.
Ketujuh klub pendiri itu juga memiliki ketentuan khusus dalam Statuta PSSI terkait perlindungan identitas dan warisan sepak bola mereka. Hal tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi klub-klub tersebut dalam sejarah PSSI.
(Ellen Octovia Suherman)