Ketum PSSI Erick Thohir. (Dok. Kemenpora)
Ketum PSSI Erick Thohir. (Dok. Kemenpora)

PSSI Ancam Potong Poin Klub yang Gagal Jaga Suporter

Kautsar Halim • 13 Oktober 2026 23:55
Ringkasnya gini..
  • PSSI membuka peluang pengurangan poin bagi klub yang gagal menjaga keamanan dan mengendalikan perilaku suporternya.
  • Ancaman disampaikan Erick Thohir setelah penyerangan terhadap rombongan Persib Bandung U-18 di Batang dan pelemparan bus suporter Persija di Tol Palikanci.
  • PSSI memberi kesempatan kepada operator liga dan klub untuk menyepakati langkah pengamanan. Larangan suporter tandang juga berpotensi diberlakukan kembali.
Jakarta: PSSI membuka peluang menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga keamanan dan mengendalikan perilaku suporternya. Ancaman tegas itu disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir setelah dua insiden kekerasan melibatkan rombongan Persib Bandung U-18 dan suporter Persija Jakarta.

Erick meminta operator liga dan klub segera menyepakati langkah konkret untuk menjamin keselamatan pemain, ofisial, serta suporter. Jika kesepakatan tidak tercapai, PSSI menyatakan siap mengambil tindakan.

“Saya akan mendorong klub-klub yang tidak bisa menjaga suporternya (bisa saja mendapat) pengurangan poin sekarang. Tapi saya kasih kesepakatan dulu, ya, cuma, kami akan lakukan tindak tegas pastinya,” kata Erick seperti dilansir Antara dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
 

Dua Insiden Kekerasan Jadi Sorotan PSSI


Pernyataan Erick muncul setelah penyerangan terhadap rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360, Batang, Jawa Tengah, pada Minggu (11/10) malam.

Bus yang membawa pemain dan ofisial Persib diserang saat dalam perjalanan menuju Bandung setelah menjalani pertandingan melawan Garuda United di Solo. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada kendaraan dan sejumlah barang milik rombongan dilaporkan hilang.

Sehari kemudian, rombongan suporter Persija Jakarta, The Jakmania Cikampek, juga menjadi sasaran pelemparan benda keras saat melintas di Tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat. Sejumlah kaca bus dilaporkan pecah dan beberapa penumpang mengalami luka-luka.

Erick menilai aksi kekerasan tersebut sudah mengarah pada tindakan kriminalitas, bukan sekadar perselisihan antarsuporter. Ia juga mengingatkan bahwa aksi balasan dari kelompok lain tidak dapat dibenarkan.
 

PSSI Beri Waktu Liga dan Klub untuk Bersepakat


Erick memberikan kesempatan kepada operator liga dan klub untuk menyusun kesepakatan mengenai tanggung jawab pengamanan pertandingan. Kesepakatan itu dinilai penting karena penyelenggaraan laga harus menjamin keselamatan seluruh pihak, termasuk pendukung tim tamu.

Menurut Erick, klub dan operator liga sebelumnya telah berkomitmen menjaga keamanan pertandingan. Namun, kekerasan yang kembali terjadi menunjukkan perlunya langkah nyata agar komitmen tersebut benar-benar dijalankan.

Jika tidak ada kesepakatan yang memadai, PSSI membuka kemungkinan melakukan intervensi. Pengurangan poin menjadi salah satu opsi sanksi bagi klub yang dinilai gagal menjaga suporternya.
 

Suporter Tandang Berpotensi Kembali Dilarang


Erick juga mengingatkan kemungkinan diberlakukannya kembali larangan kehadiran suporter tandang atau away apabila keamanan tidak dapat dijamin.

Larangan suporter tandang telah berlangsung hampir empat tahun sebelum kesempatan kehadiran pendukung tim tamu mulai dibuka kembali secara terbatas pada musim ini. Kebijakan tersebut diharapkan dapat berjalan dengan tanggung jawab bersama dari klub dan operator kompetisi.

Namun, insiden kekerasan yang kembali terjadi membuat jaminan keamanan menjadi perhatian utama. Erick menegaskan seluruh pihak perlu berkonsolidasi untuk mencegah penyerangan maupun aksi balas dendam.

PSSI kini mendorong klub dan operator liga membuktikan komitmen mereka melalui langkah pengamanan yang lebih konkret. Dengan begitu, kehadiran suporter di stadion maupun perjalanan menuju pertandingan tidak berujung pada ancaman keselamatan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan