Roy Keane. (Foto: AFP/Andrew Yates)
Roy Keane. (Foto: AFP/Andrew Yates)

5 Gelandang Terbaik dalam Sejarah Manchester United

Friko Simanjuntak • 11 Juli 2022 11:50
 

3. Roy Keane (1993 -- 2005)

Agresi yang kejam bertemu dengan hasrat yang tak terkendali. Itulah Roy Keane. Orang Irlandia itu adalah sosok antagonis di dunia sepak bola. Tapi bagi fan Manchester United, dia akan selalu menjadi Captain Fantastic. Roy Keane adalah tipikal pemain yang lebih baik mati kelelahan di lapangan daripada membiarkan musuhnya tertawa terakhir.
 
Roy Keane adalah kapten tim bersejarah MU pemenang treble winners (1998 -- 1999), meski dianggap oleh banyak orang terlalu muda dan tidak berpengalaman untuk mencapai level tertinggi. Keane adalah seorang pejuang, tapi bukan hanya personifikasi dari keberanian, kegarangan dan keuletan.
 
Secara teknik, Roy Keane adalah pemain yang sangat baik. Penampilan inspirasionalnya pada leg kedua semifinal Liga Champions 1998 -- 1999 melawan Juventus adalah buktinya. Pada leg pertama kedua tim imbang 1-1 di Old Trafford.

Di hadapan publik Turin, MU terancam tersingkir lantaran tertinggal 0-2 saat pertandingan baru menit ke-11. Namun, Roy Keane memimpin kebangkitan Setan Merah lewat golnya pada menit ke-24, sebelum akhirnya Dwight Yorke dan Andy Cole memastikan MU comeback dengan kemenangan 3-2.
 
Setelah pertandingan, Roy Keane mendapat apresiasi secara khusus dari Sir Alex Ferguson. "Itu adalah pertunjukkan yang indah dari bentuk ketidakegoisan yang pernah saya lihat di lapangan. Ia terus bersaing dan lebih baik mati karena kelelahan daripada kalah. Dia (Keane) menginspirasi sekelilingnya. Saya merasa terhormat bisa bekerjasama dengan pemain seperti itu."
 
Roy Keane menghabiskan 12 tahun karier gemilang di Manchester United sebelum pergi ke Celtic pada 2005. Ia memenangkan tujuh gelar Liga Inggris, satu gelar Liga Champions, empat Piala FA, dan satu Piala Interkontinental.

2. Paul Scholes (1993-2011) & (2012-2013)

Paul Scholes adalah salah satu gelandang terhebat dalam sejarah sepak bola Inggris. Ia adalah produk asli binaan Manchester United yang kemudian menunjukkan kesetiaannya kepada Setan Merah.
 
One man club. Scholes memulai dari menutup karier sepak bolanya bersama Manchester United. Ia bahkan kembali dari pensiun untuk membantu MU memenangkan gelar Liga Premier pada musim 2012-13 yang merupakan musim terakhir Sir Alex Ferguson.
 
Paul Scholes adalah paket lengkap. Dia memiliki visi yang luar biasa dan passing yang akurat. Dia bisa mencetak gol dari mana saja di lapangan dan hampir mustahil untuk dihentikan.
 
Scholes bermain sama bagusnya ketika berperan sebagai box-to-box midfielder atau deep-lying playmaker. Untuk mendapatkan gambaran tentang seberapa bagus dia, penting untuk melihat apa yang dikatakan para pemain yang pernah berhadapan dengan Scholes.
 
Legenda Arsenal, Thierry Henry mengatakan Scholes adalah salah satu pemain terhebat dalam sejarah Liga Inggris. Sementara Xavi Hernandez, maestro lini tengah Barcelona menyebut, Scholes adalah gelandang terbaik yang pernah dilihatnya dalam 15-20 tahun.
 
Scholes menghabiskan total 19 tahun di Manchester United dan memenangkan 11 gelar Liga Inggris, dua gelar Liga Champions, empat Piala FA, dua Piala Liga, satu Piala Interkontinental dan satu Piala Dunia Antarklub.

1. Sir Bobby Charlton (1956 -- 1973)

Salah satu pesepak bola terhebat yang pernah ada, Sir Bobby Charlton akan selamanya memiliki tempat khusus di hati para penggemar sepak bola, khususnya fans Manchester United.
 
Apalagi, bagi mereka yang mengetahui kisah tragis kecelakaan pesawat yang membawa para pemain Manchester United pada 1958. Bobby Charlton adalah salah seorang yang selamat dari bencana udara Munich yang merenggut nyawa delapan pemain MU. Bobby Charlton adalah wajah kebangkitan Manchester United pada era 60-an.
 
Fans mencintai Bobby Charlton bukan hanya karena kisah tragisnya, tapi juga performa gemilangnya di atas lapangan. Meski berposisi sebagai gelandang, ia adalah pencetak gol ulung. Mengoleksi 249 gol, Bobby Charlton sempat lama memuncaki daftar topskor sepanjang masa MU, sebelum akhirnya dipecahkan Wayne Rooney.
 
Selama 17 tahun mengabdi, Bobby Charlton menyumbangkan tiga gelar Liga Inggris untuk MU. Ia juga memimpin Manchester United membuka kran kejayaannya di Eropa, mencetak dua gol yang sangat berharga di final Piala Eropa (Liga Champions) 1967/1968. Sir Bobby Charlton juga membantu Timnas Inggris merebut trofi Piala Dunia 1966 dan memenangkan Ballon d'Or di tahun yang sama.
 
Sir Bobby Charlton adalah sosok ikon sepak bola yang akan selamanya dianggap sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan