Meski tengah berduka, pelatih asal Jerman itu tetap mendampingi Barcelona di laga penentu gelar Liga Spanyol tersebut.
Barcelona memastikan gelar juara La Liga ke-29 setelah menaklukkan Real Madrid di Stadion Camp Nou, Senin 11 Mei dini hari WIB. Kemenangan itu membuat Blaugrana unggul jauh di puncak klasemen dan tak lagi bisa dikejar rival mereka.
Dua gol kemenangan Barcelona dicetak Marcus Rashford pada menit kesembilan lewat tendangan bebas spektakuler dan Ferran Torres pada menit ke-18 usai menerima assist dari Dani Olmo.
Flick Ungkap Momen Paling Berat
Flick mengaku tak akan pernah melupakan hari saat Barcelona menjadi juara karena harus menghadapi kebahagiaan dan kesedihan secara bersamaan.
"Saya tidak akan pernah melupakan momen ini. Ini hari yang berat karena ayah saya meninggal dunia, tetapi tim tampil luar biasa dan saya sangat bangga," ujar Flick dikutip dari Football Espana.
Pelatih berusia 61 tahun itu tetap memimpin tim dari pinggir lapangan dan sukses membawa Barcelona menang meyakinkan atas rival abadinya. Ia juga menyebut kemenangan atas Real Madrid di El Clasico membuat gelar musim ini terasa jauh lebih spesial.
"Kami bermain sangat baik dan bertahan dengan disiplin. Mengalahkan Real Madrid di El Clasico terasa sangat spesial," kata Flick.
Pesan untuk Fans Barcelona
Setelah laga berakhir, Flick tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada presiden klub Joan Laporta, jajaran manajemen, dan para suporter Barcelona yang terus memberikan dukungan sepanjang musim. Ia juga meminta fans menikmati momen spesial ini.
"Saya sangat bangga memiliki tim yang sebagus ini. Terima kasih untuk semuanya. Terima kasih atas kemauan untuk berjuang di setiap pertandingan. Saya sangat menghargainya. Saya rasa kita harus merayakannya. Visca Barça dan Visca Cataluña!" tutup Flick.
Selanjutnya, Barcelona dijadwalkan menggelar parade juara pada Senin waktu setempat untuk merayakan keberhasilan meraih gelar La Liga dan Piala Super Spanyol musim ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News