Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan Persik sebelum memulai perjuangan di kompetisi kasta tertinggi musim ini. Selain memohon kelancaran, doa bersama juga menjadi momentum bagi pemain untuk kembali mengingat hubungan erat Persik dengan masyarakat Kota Kediri.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, doa bersama dapat menjadi awal yang baik sekaligus memberikan harapan baru sebelum tim menjalani musim yang panjang.
"Berdoa bersama adalah hal yang bagus untuk memanjatkan doa dan harapan baru yang lebih baik menjalani musim ini," ujar Marcos Reina seperti dilansir situs resmi I.League.
Persik Ingatkan Pentingnya Dukungan Masyarakat
Bagi Reina, kehadiran anak-anak yatim dan piatu bukan hanya menjadi bagian dari kegiatan sosial klub. Momen tersebut juga mengingatkan para pemain mengenai posisi Persik sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat Kediri.
"Senang bisa bertemu anak-anak. Para pemain bisa melihat langsung betapa pentingnya tim ini bagi masyarakat," kata Reina.
Persik memang tengah bersiap menghadapi musim baru dengan sejumlah perubahan dalam skuad. Meski tetap mempertahankan Reina sebagai pelatih, Macan Putih mendatangkan sejumlah pemain anyar untuk memperkuat tim.
Kondisi tersebut membuat proses membangun chemistry menjadi salah satu perhatian utama Persik. Reina sebelumnya mengakui timnya masih membutuhkan waktu untuk menyatukan para pemain baru dengan sistem permainan yang telah dipersiapkan selama latihan dan pramusim.
Karena itu, kegiatan bersama masyarakat menjadi momentum tambahan bagi Persik untuk membangun kebersamaan sebelum kompetisi benar-benar dimulai.
Adi Eko Berdoa Demi Awal Positif
Harapan serupa disampaikan pemain Persik, Adi Eko Jayanto. Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama anak-anak yatim dan piatu dapat menjadi awal positif bagi perjalanan Macan Putih di Super League 2026/2027.
"Semoga ini menjadi awal yang bagus untuk pembukaan kompetisi. Kami berharap doa dari mereka semua bisa membantu Persik berjalan lancar dan mencapai target musim ini," ujar Adi Eko.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Persik tidak hanya ingin memulai kompetisi dengan kesiapan teknis, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dengan masyarakat Kediri.
Persik Hadapi Dewa United di Laga Perdana
Setelah kegiatan doa bersama, Persik langsung mengalihkan fokus ke pertandingan pertama BRI Super League 2026/2027 melawan Dewa United Banten FC di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (5/9/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Persik untuk mengawali musim dengan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
Persik sendiri punya modal positif menjelang laga karena sukses menaklukkan Dewa United dengan skor 2-1 di Stadion Brawijaya pada 7 Februari 2026. Namun, hasil tersebut tidak bisa menjadi jaminan karena kedua tim datang dengan situas berbeda untuk musim baru.
Kini, Persik berharap doa bersama anak-anak yatim dan piatu menjadi pembuka yang baik sebelum mereka turun ke lapangan. Tiga poin atas Dewa United tentu akan menjadi cara terbaik bagi Macan Putih untuk membalas dukungan masyarakat sekaligus mengawali perjalanan di Super League 2026/2027 dengan penuh percaya diri.