Sebelumnya, Fadly melakukan tendangan kungfu ke arah Rakha setelah Dewa United menang tipis 2-1 atas Bhayangkara FC. Setelah peluit panjang dibunyikan, para pemain terlibat pertikaian dan Fadly berlari sambil melancarkan tendangan ke arah Rakha yang membuatnya tersungkur.
"Ya, PSSI sudah menerima laporan tentang kejadian antara pertandingan Dewa United dan Bhayangkara FC di EPA Academy dan ketua umum sangat mengutuk keras kejadian ini. Pemain yang melakukan hal itu dan PSSI segera menyampaikan hal ini kepada Komite Disiplin untuk diambil tindakan seberat-beratnya dan ini diminta menjadi sidang prioritas Komdis untuk segera dilaksanakan dan diputuskan," kata Yunus dalam rilis yang diterima dari PSSI.
Baca juga: Viral! Tendangan Kungfu Nodai Laga Bhayangkara FC vs Dewa United di Liga 1 U20
"PSSI sangat prihatin dan menyayangkan dan tentu siapa pun yang terlibat dalam kasus ini, PSSI dan komdis akan mengambil tindakan. kita juga melihat ada kelalaian perangkat pertandingan dan ini akan menjadi perhatian PSSI kepada Komite Wasit untuk melakukan evaluasi dan edukasi, sanksi kepada perangkat pertandingan jika terbukti lalai," tegasnya."Sekali lagi kita prihatin dengan kejadian ini, masih ada peristiwa seperti ini dilakukan pemain dan kita sangat tidak berharap ini terjadi lagi dan kami mohon kepada para pemain apa pun yang terjadi di lapangan tetap selalu bersikap jangan emosional, sabar, dan tentu ini akan merugikan pemain itu sendiri," pungkasnya.
Tak cuma pemain, salah satu pelatih Bhayangkara FC juga mendapat sorotan karena terlihat ikut dalam pertikaian alih-alih melerainya. Pelatih kiper Bhayangkara FC U-20, Ferdiansyah, terlihat ikut dalam kericuhan setelah peluit panjang itu dan mantan pemain tim nasional Indonesia, Firman Utina, turut mengecam tindakan Ferdiansyah.
Baca juga: Firman Utina Kecam Aksi Kekerasan yang Melibatkan Pelatih Kiper Bhayangkara FC U-20
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News