Potongan gambar menunjukkan momen pemain Bhayangkara FC U20 melakukan tendangan berbahaya ke arah pemain lawan saat keributan pecah di Stadion Citarum.
Potongan gambar menunjukkan momen pemain Bhayangkara FC U20 melakukan tendangan berbahaya ke arah pemain lawan saat keributan pecah di Stadion Citarum.

Viral! Tendangan Kungfu Nodai Laga Bhayangkara FC vs Dewa United di Liga 1 U20

Kautsar Halim • 20 April 2026 00:39
Ringkasnya gini..
  • Pertandingan EPA Liga 1 U20 antara Bhayangkara FC melawan Dewa United di Stadion Citarum berakhir ricuh setelah tim tamu memastikan kemenangan 2-1.
  • Insiden ini menjadi viral di media sosial akibat aksi "tendangan kungfu" yang diduga dilakukan oleh pemain Bhayangkara FC, Fadly Alberto.
  • Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, mengecam keras kejadian tersebut dan berjanji akan memberikan sanksi tegas bagi pemain nasional yang terbukti terlibat.
Semarang: Kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U20 ternoda oleh aksi kekerasan. Laga antara Bhayangkara FC U20 vs Dewa United U20 pada matchday ke-33 yang berlangsung di Stadion Citarum, Minggu (19/4/2026), berakhir dengan kericuhan antarpemain di lapangan.
 
Pertandingan sejatinya berjalan sengit dengan kemenangan tipis Dewa United U20 atas tuan rumah dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Abu Thalib dan Kelvin Ananda Hairulis, sedangkan Bhayangkara FC U20 hanya mampu membalas lewat gol Aqilah Lissunah.
 
Namun, peluit panjang yang seharusnya menjadi penutup laga justru menjadi awal mula pertikaian.
 

Aksi "Tendangan Kungfu" Viral di Media Sosial


Kekalahan di kandang sendiri diduga memicu emosi para pemain Bhayangkara FC U20. Dalam potongan video yang viral di media sosial, keributan melibatkan pemain dari kedua kesebelasan. Sorotan tajam netizen tertuju pada aksi berbahaya salah satu pemain Bhayangkara FC U20 yang melakukan tendangan "kungfu" ke arah pemain lawan.

Nama Fadly Alberto ramai disebut-sebut oleh warganet sebagai pelaku aksi tidak terpuji tersebut.
 

Respons Tegas Nova Arianto


Insiden ini langsung menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto. Melalui akun Instagram pribadinya, ia sangat menyayangkan insiden itu terjadi karena dianggap memberikan contoh buruk bagi pembinaan sepak bola usia muda.
 
"Melihat yang terjadi di pertandingan EPA U20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan. Apa pun situasi dan alasannya, kejadian itu bukan contoh yang baik untuk pemain lainnya," tulis Nova.
 
Nova menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan investigasi mendalam untuk mencari penyebab utama keributan. Ia menjamin akan ada konsekuensi berat bagi setiap pemain Timnas yang terbukti terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
 
"Seandainya benar ada pemain Timnas Usia Muda yang terlibat, pastinya ada konsekuensi yang diberikan. Pemain timnas seharusnya memberikan contoh yang baik," tegasnya.
 
Nova menutup pernyataannya dengan meminta seluruh pihak untuk menjaga sportivitas dan saling menghormati di lapangan hijau demi kemajuan sepak bola Indonesia di masa depan.
 
“Selalu respect dengan apa pun yang berada di lapangan dan semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali. Maju terus sepak bola Indonesia,” tutupnya.
 
(Ahmad Raul)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan