Logo klub Java United. (Foto: Instagram @ java.utd)
Logo klub Java United. (Foto: Instagram @ java.utd)

Super League 2026/2027

Buntut Diskriminasi Shin Tae-yong, Komdis PSSI Denda Dirtek Java United Rp500 Juta

Alfa Mandalika • 30 September 2026 18:46
Ringkasnya gini..
  • Komdis PSSI menjatuhkan denda Rp500 juta kepada Direktur Teknik Java United, Achmad Resal, buntut tindakan diskriminatif terhadap Shin Tae-yong.
  • Selain denda, Resal dilarang mendampingi tim dalam 10 pertandingan dan masuk stadion selama satu pertandingan.
  • Komdis PSSI juga memberikan sanksi kepada Java United, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Antonio Teles, Fabio Lafundes, Josmiro de Goes, dan David Glen Oei. Total denda dalam rangkaian keputusan tersebut mencapai Rp760 juta.
Jakarta: Komite Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan denda Rp500 juta kepada Direktur Teknik (Dirtek) Java United, Achmad Resal. Hukuman tersebut diberikan buntut tindakan diskriminatif terhadap pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, pada laga pekan ketiga Super League 2026/2027.
 
Insiden tersebut terjadi di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 19 September 2026. Achmad Resal yang berada di area bangku cadangan Java United kedapatan menyebut Shin Tae-yong sebagai pendatang.
 
Ucapan tersebut terekam dalam video dan kemudian beredar luas di media sosial. Insiden itu pun menjadi perhatian publik sepak bola nasional sebelum Komdis PSSI menjatuhkan keputusan berdasarkan hasil sidang pada 24 September 2026.
 

Achmad Resal Kena Sanksi Berat

 
Komdis PSSI menjatuhkan hukuman paling berat kepada Achmad Resal. Ia dikenai denda Rp500 juta, skorsing atau larangan mendampingi tim dalam 10 pertandingan, serta larangan memasuki stadion selama satu pertandingan.
   

Sanksi tersebut berkaitan dengan pelanggaran ketentuan mengenai tindakan diskriminasi dalam Kode Disiplin PSSI 2025. Keputusan Komdis PSSI menyebut hukuman berlaku sejak keputusan diterbitkan dan diterapkan pada pertandingan terdekat.

 
Pemain dan Sejumlah Staff Pelatih Juga Terkena Sanksi

Pemain Java United, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, sama-sama mendapat skorsing empat pertandingan serta denda Rp50 juta. Keduanya dinilai melakukan intimidasi terhadap Pengawas Pertandingan (PP) saat proses perekaman insiden kerusuhan di Official Area (OA), dengan tujuan menghapus bukti rekaman video.

Sanksi juga diberikan kepada pelatih Java United, Fabio Lefundes, dan ofisial Josmiro de Goes dos Santos. Keduanya masing-masing didenda Rp30 juta karena dinyatakan melakukan tindakan kekerasan terhadap Media Officer (MO) Persija saat keributan terjadi.

Sementara itu, agen pemain Antonio Teles didenda Rp50 juta karena melakukan tindakan agresif berupa tendangan dan intimidasi terhadap ofisial Persija menuju ruang ganti. Ofisial Java United, David Glen Oi, mendapat teguran keras karena menghalangi PP saat pemeriksaan Kartu Tanda Pengenal (ID Card).
 



Di tingkat klub, Java United juga didenda Rp50 juta akibat penyalahgunaan ID Card atas nama Ariq Iqbal Faizal yang digunakan Antonio Teles untuk memasuki area pertandingan dan ruang ganti, meski namanya tidak tercantum dalam daftar susunan pemain elektronik atau e-starting list.

Total Denda Rp760 Juta

 
Jika seluruh denda dijumlahkan, total hukuman finansial yang diterima pihak-pihak terkait Java United mencapai Rp760 juta.
 
Rinciannya yakni denda Rp500 juta untuk Achmad Resal, Rp50 juta untuk Yakob Sayuri, Rp50 juta untuk Yance Sayuri, Rp30 juta untuk Fabio Lefundes, Rp30 juta untuk Josmiro de Goes dos Santos, Rp50 juta untuk Antonio Teles, serta Rp50 juta untuk Java United.

(Muhammad Zaidan Rizky)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan