"Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya, saat pertandingan melawan Dewa United Banten FC U-20," ucap Fadly di akun Instagram pribadinya.
"Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis,” sambungnya.
"Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," lanjutnya.
Baca juga: Tegas! Dewa United Siap Tempuh Jalur Hukum Kericuhan di EPA U20
Fadly juga berharap bisa mendapat maaf dari semua pihak yang ia rugikan, mulai dari korban, tim korban, timnya, hingga timnas Indonesia. Ia juga bertekad belajar dari kesalahan ini agar bisa menjadi sosok yang lebih baik ke depannya."Untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia. Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya," imbuhnya.
"Semoga tindakan saya memberikan saya pelajaran yang baik untuk ke depannya agar bisa menjaga emosi dan jauh lebih baik. Saya siap menerima sanksi yang setimpal atas tindakan saya," tutupnya.
Baca juga: Buntut Insiden Fadly Alberto, I.League Janjikan Sanksi Tegas
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News