Satu gol, clean sheet, dan tiga poin menjadi catatan sempurna Persija pada laga perdana musim ini. Kemenangan tersebut juga terasa semakin istimewa karena Persija akhirnya mampu meraih kemenangan di Kalimantan setelah penantian panjang.
Persija tampil disiplin sejak menit awal. Lini belakang Macan Kemayoran mampu meredam sejumlah serangan Borneo FC melalui duel satu lawan satu, pemutusan aliran bola, hingga aksi Nadeo Argawinata di bawah mistar.
Di sisi lain, Persija berusaha membangun serangan melalui berbagai pendekatan. Aksi individu, umpan terobosan, dan eksploitasi sisi sayap menjadi beberapa cara yang digunakan untuk membongkar pertahanan Pesut Etam.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time babak pertama. Umpan Kerim Memija dari sisi permainan berhasil disambut Alexander Jeremejeff dengan sundulan yang mengoyak gawang Borneo FC pada menit ke-45+1.
Gol tersebut membawa Persija menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Borneo FC berupaya meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, pertahanan Persija tetap tampil disiplin dan mampu menjaga konsentrasi.
Persija juga tidak hanya bertahan. Anak asuh Shin Tae-yong beberapa kali mencoba mencari gol kedua melalui serangan balik maupun penguasaan bola di area pertahanan lawan.
Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Persija pun memastikan kemenangan 1-0 sekaligus membawa pulang tiga poin dari Samarinda.
Shin Tae-yong Puji Perjuangan Persija
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengakui pertandingan menghadapi Borneo FC berlangsung sulit. Meski demikian, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan para pemain yang mampu mempertahankan konsentrasi hingga pertandingan berakhir."Pertandingan yang sangat sulit. Tapi saya rasa kami telah bekerja keras bersama untuk menyajikan pertandingan yang baik. Saya pun ingin mengucapkan selamat kepada pemain," ujar Shin dalam konferensi pers seusai laga.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga menyoroti catatan Persija ketika bermain di Kalimantan. Menurutnya, kemenangan atas Borneo FC menjadi pencapaian penting setelah Persija tidak pernah meraih kemenangan di wilayah tersebut dalam delapan tahun terakhir.
"Setahu saya, Persija tidak pernah menang di Kalimantan selama delapan tahun, namun akhirnya kami bisa menang. Pemain sangat kesulitan, tetapi para pemain tidak kehilangan konsentrasi hingga akhir. Saya sungguh ingin memuji kerja keras mereka," katanya.
Shin Akui Borneo FC Tampil Lebih Baik
Meski puas dengan tiga poin, Shin tidak menutup mata terhadap performa timnya. Ia bahkan menilai Persija belum menunjukkan permainan terbaik dan baru berada di sekitar 50 persen dari kemampuan sebenarnya."Jujur saja, hari ini kami baru menunjukkan sekitar 50% dari performa kami yang sebenarnya," tutur Shin.
Ia juga mengakui Borneo FC tampil lebih baik dan memberikan tekanan yang lebih besar sepanjang pertandingan. Namun, Persija mampu memanfaatkan peluang dengan lebih efektif.
"Sejujurnya, jika dibandingkan dengan permainan kami, tim Borneo bermain jauh lebih baik dan lebih keras," katanya.
Shin menilai efektivitas penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor yang membuat Persija mampu membawa pulang kemenangan.
"Tapi alasan kami bisa menang adalah keberhasilan memanfaatkan penyelesaian akhir dari umpan silang Alex dan Memo yang lebih tajam dari lawan," lanjutnya.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persija untuk menatap pertandingan-pertandingan berikutnya di Super League 2026/2027. Macan Kemayoran kini memiliki kepercayaan diri lebih setelah mampu melewati laga tandang sulit dengan tiga poin dan clean sheet.