Reaksi Cristiano Ronaldo seusai laga Portugal vs Kongo yang berkesudahan dengan skor 1-1 di Piala Dunia 2026. (Foto: ALEX SLITZ / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)
Reaksi Cristiano Ronaldo seusai laga Portugal vs Kongo yang berkesudahan dengan skor 1-1 di Piala Dunia 2026. (Foto: ALEX SLITZ / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Piala Dunia 2026

Portugal Imbang dengan Kongo, Statistik Ronaldo jadi Sorotan

Kautsar Halim • 18 Juni 2026 12:02
Ringkasnya gini..
  • Portugal gagal menang pada laga pembuka Grup K setelah ditahan DR Kongo 1-1 meski mendominasi penguasaan bola.
  • Cristiano Ronaldo mencatat tiga tembakan dan xG 0,46, tetapi gagal mencetak gol maupun mencatatkan tembakan tepat sasaran.
  • Efektivitas sang kapten kembali menjadi perdebatan setelah Portugal kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Jakarta: Timnas Portugal gagal mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan setelah ditahan imbang Kongo 1-1 pada laga pembuka Grup K di Houston Stadium, Kamis 18 Juni dini hari WIB. Hasil tersebut memicu sorotan terhadap performa kapten tim, Cristiano Ronaldo, yang kembali gagal mencetak gol di turnamen besar.
 
Portugal sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Gol sundulan Joao Neves pada awal laga membuat Selecao das Quinas unggul cepat dan sempat diprediksi akan mengamankan tiga poin dengan mudah.
 
Dengan lini tengah yang dihuni Vitinha, Bruno Fernandes, dan Bernardo Silva, Portugal mengontrol jalannya pertandingan melalui penguasaan bola dan sirkulasi umpan. Bahkan, dalam 25 menit pertama, Portugal mencatatkan sekitar 200 operan lebih banyak dibandingkan lawannya.

Namun dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan efektivitas di depan gawang. Setelah gol Neves, Portugal kesulitan menciptakan peluang berbahaya dan gagal menambah keunggulan.
 
Sebaliknya, Kongo tampil lebih efisien. Wakil Afrika itu menorehkan delapan percobaan tembakan dibandingkan tujuh milik Portugal. Mereka juga unggul dalam tembakan tepat sasaran (2 berbanding 1) serta expected goals (xG) dengan angka 0,82 dibandingkan 0,64 milik Portugal.
 
Hasil imbang tersebut menjadi pencapaian bersejarah bag Kongo yang berhasil meraih poin perdana mereka di Piala Dunia 2026.

Rekor Bersejarah Ronaldo di Piala Dunia


Di tengah hasil mengecewakan tersebut, Ronaldo tetap menorehkan catatan bersejarah. Pada usia 41 tahun 132 hari, ia resmi menjadi pemain non-kiper tertua yang tampil sebagai starter dalam sejarah Piala Dunia. Rekor tersebut mematahkan catatan sebelumnya yang dipegang mantan gelandang Kanada, Atiba Hutchinson.
 
Pencapaian itu menjadi bukti umur panjang karier Ronaldo di level tertinggi. Namun, di sisi lain, performanya di lapangan kembali memunculkan pertanyaan mengenai efektivitasnya sebagai ujung tombak utama Portugal.
 
Dulu dikenal sebagai winger eksplosif dengan kecepatan dan kemampuan dribel yang luar biasa, Ronaldo kini lebih banyak berperan sebagai penyerang tengah yang fokus menyelesaikan peluang.
 
Masalahnya, produktivitas yang selama ini menjadi kekuatan utama mulai menurun. Ronaldo tercatat belum mencetak gol dalam 10 pertandingan terakhirnya di ajang Piala Dunia dan Piala Eropa.
 

Statistik Ronaldo Melawan Kongo


Meski gagal mencetak gol, statistik Ronaldo menunjukkan ia tetap terlibat dalam permainan Portugal. Sepanjang laga, pemain Al-Nassr tersebut melepaskan tiga tembakan dengan nilai expected goals (xG) mencapai 0,46. Seluruh percobaannya dilakukan dari dalam kotak penalti, tapi tidak satu pun mengarah ke gawang.
 
Ronaldo juga mencatatkan lima sentuhan di kotak penalti lawan dan total 25 sentuhan sepanjang pertandingan. Dalam distribusi bola, ia tampil cukup efektif dengan akurasi umpan mencapai 90 persen setelah menyelesaikan 19 dari 21 operan yang dilepaskannya.
 
Selain itu, Ronaldo membukukan dua umpan akurat ke dalam kotak penalti lawan, tujuh umpan sukses di sepertiga akhir lapangan, serta satu layoff yang berhasil diterima rekan setim.
 
Dari aspek duel, peraih lima Ballon d'Or itu memenangi dua dari tiga duel udara yang dijalaninya. Ia juga mencatatkan dua progressive carries dan satu recovery.
 
Meski demikian, kontribusi tersebut belum mampu menjawab kebutuhan Portugal akan gol tambahan. Sebagai pemain yang ditempatkan sebagai target man utama, Ronaldo gagal mengonversi peluang yang dimilikinya menjadi gol atau assist.
 

Portugal Lebih Tajam Tanpa Ronaldo?


Perdebatan mengenai peran Ronaldo semakin mengemuka jika melihat data performa Portugal dalam beberapa pertandingan terakhir. Dalam empat laga terakhir di turnamen besar, Ronaldo bermain selama 396 menit dari total kemungkinan 420 menit. Dalam rentang waktu tersebut, Portugal hanya mampu mencetak satu gol.
 
Statistik lain menunjukkan Portugal rata-rata mencetak 1,9 gol per pertandingan saat Ronaldo menjadi starter. Angka itu meningkat menjadi 2,8 gol ketika sang kapten tidak bermain sejak awal.
 
Meski statistik tersebut tidak bisa dijadikan satu-satunya ukuran, data tersebut memperlihatkan bahwa Portugal masih mencari formula terbaik untuk memaksimalkan potensi lini serangnya.
 
Di level klub, Ronaldo sebenarnya masih tampil tajam. Bersama Al-Nassr pada musim lalu, ia mencetak 28 gol dari 30 pertandingan Liga Pro Arab Saudi. Namun, performa di level internasional sejauh ini belum mampu mencerminkan ketajaman yang sama. (ndtv.com)
 
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan