Pelatih Mesir, Hossam Hassan, melontarkan kritik tajam terhadap wasit Francois Letexier setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia oleh Argentina. (Foto: ROBERTO SCHMIDT / AFP)
Pelatih Mesir, Hossam Hassan, melontarkan kritik tajam terhadap wasit Francois Letexier setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia oleh Argentina. (Foto: ROBERTO SCHMIDT / AFP)

Piala Dunia 2026

FIFA Siapkan Sanksi untuk Pemain dan Pelatih yang Kritik Wasit di Piala Dunia 2026

Kautsar Halim • 18 Juli 2026 21:01
Ringkasnya gini..
  • FIFA dikabarkan akan mengevaluasi dan memberi sanksi kepada pemain serta pelatih yang mengkritik wasit usai Piala Dunia 2026 berakhir.
  • Kritik keras datang dari sejumlah pihak, termasuk Manuel Akanji, Mostafa Ziko, Didier Deschamps, dan Thomas Tuchel terkait kepemimpinan wasit.
  • Pierluigi Collina membela integritas wasit, sementara FIFA disebut akan memproses dugaan pelanggaran melalui Komite Disiplin setelah turnamen selesai.
Jakarta: FIFA dikabarkan akan menjatuhkan sanksi kepada pemain dan pelatih yang melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit selama Piala Dunia 2026 setelah turnamen tersebut berakhir.
 
Dilansir dari The Athletic, FIFA akan mengevaluasi dan berpotensi menjatuhkan sanksi kepada pemain maupun pelatih yang melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit selama Piala Dunia 2026.
 
Langkah tersebut menyusul sejumlah pernyataan keras dari berbagai pihak yang dinilai berpotensi melanggar aturan disiplin FIFA terkait perilaku yang dapat mencemarkan nama baik pertandingan atau kompetisi.
 
Seperti pada Piala Dunia 2022 di Qatar, FIFA cenderung menunda proses disipliner hingga turnamen selesai agar tidak mengganggu jalannya kompetisi.

Apabila proses disipliner dilakukan, keputusan akan mengacu pada ketentuan dalam Kode Disiplin FIFA serta laporan resmi pertandingan yang disusun oleh perangkat pertandingan dan pengawas laga.
 

Swiss dan Mesir Terancam Sanksi


Kritik paling tajam terhadap kepemimpinan wasit sepanjang Piala Dunia 2026 datang dari kubu Swiss dan Mesir, yang merasa dirugikan dalam pertandingan melawan Argentina. Bek Swiss, Manuel Akanji, secara terbuka meluapkan kekecewaannya setelah timnya tersingkir di babak perempat final.
 
“Kalau wasit melawan Anda, pertandingan akan menjadi sangat sulit. Setiap aksi diving dan pelanggaran pemain Argentina dibiarkan begitu saja,” ujar Akanji usai laga kontra Argentina.
 
Pernyataan serupa juga disampaikan penyerang Mesir, Mostafa Ziko, yang menuding turnamen tersebut telah diatur untuk menguntungkan Lionel Messi dan timnas Argentina.
 

Collina Bela Integritas Wasit


Tuduhan dari pihak Swiss dan Mesir kemudian mendapat respons dari Kepala Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, yang menegaskan pentingnya menjaga integritas perangkat pertandingan.
 
“Tidak seorang pun boleh mempertanyakan integritas wasit Piala Dunia FIFA. Ketika tuduhan tak berdasar seperti itu dilontarkan, hal tersebut dapat memicu ancaman nyata terhadap para wasit maupun keluarga mereka di luar lapangan. Itu sama sekali tidak dapat dibenarkan,” kata Collina, dikutip dari The Athletic.
 

Deschamps dan Tuchel Juga Kritik Wasit


Selain tuduhan mengenai keberpihakan wasit, kritik terhadap standar kepemimpinan perangkat pertandingan juga datang dari sejumlah pelatih tim-tim besar Eropa. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, melontarkan sindiran terkait kualitas wasit usai timnya tersingkir dari Spanyol di babak semifinal.
 
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, juga pernah melayangkan kritik keras setelah kemenangan The Three Lions atas Meksiko di babak 16 besar yang diwarnai kartu merah Jarell Quansah. Tuchel menilai kepemimpinan wasit asal Australia, Alireza Faghani, tidak konsisten.
 
“Ini tidak cukup baik. Wasit bisa mengeluarkan tim mana pun kapan saja karena kepemimpinannya tidak konsisten dan tidak bisa diandalkan,” kata Tuchel dalam konferensi pers.
 
Apabila mengacu pada praktik di sejumlah kompetisi domestik, termasuk Liga Inggris, komentar yang dianggap menyerang integritas atau profesionalisme wasit dapat berujung pada sanksi berupa denda maupun larangan mendampingi tim.
 
FIFA kabarnya akan menyerahkan seluruh proses penilaian kepada Komite Disiplin berdasarkan ketentuan yang berlaku sebelum memutuskan ada atau tidaknya pelanggaran disiplin.
 
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
(Ahmad Raul)

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan