Kolase foto Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, resmi ditetapkan sebagai venue FIFA ASEAN Cup 2026. (Dok. ChatGPT)
Kolase foto Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, resmi ditetapkan sebagai venue FIFA ASEAN Cup 2026. (Dok. ChatGPT)

FIFA ASEAN Cup 2026

GBK dan Si Jalak Harupat Resmi Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026

Alfa Mandalika • 11 Agustus 2026 11:25
Ringkasnya gini..
  • Indonesia resmi menjadi tuan rumah Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. SUGBK Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung ditetapkan sebagai venue pertandingan turnamen tersebut.
  • Sejumlah lapangan di Jakarta dan Jawa Barat juga disiapkan untuk kebutuhan latihan tim peserta.
  • FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada FIFA Matchday September-Oktober.
Jakarta: Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, resmi ditetapkan sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. Penetapan tersebut menjadi salah satu hasil rapat persiapan turnamen yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senin (10/8/2026).
 

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah

 
Rapat persiapan tersebut digelar setelah Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. SUGBK sebelumnya memang telah diprioritaskan pemerintah sebagai stadion utama apabila Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah.
 
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengatakan jaminan resmi dari pemerintah telah disetujui FIFA. Sementara itu, proses negosiasi kontrak tuan rumah kini memasuki tahap akhir untuk penyelarasan teknis.
 
"Bapak Presiden sudah mengeluarkan surat Government Guarantee yang langsung dikirimkan kepada FIFA. Dan FIFA sendiri alhamdulillah sudah menjawab, bahwa kita menjadi tuan rumah," ujar Erick.
 
"Tetapi memang isi daripada host contract tidak berbeda dengan waktu itu kita menjadi tuan rumah kejuaraan dunia U-17. Jadi tidak banyak berbeda, cuma ini ada beberapa hal yang mungkin kita mau sinkronisasikan," tambahnya.

 
Sejumlah Lapangan Disiapkan

 
Selain SUGBK dan Si Jalak Harupat sebagai venue pertandingan, sejumlah lapangan juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan latihan tim peserta. Di Jakarta, tiga lapangan yang akan digunakan ialah Lapangan Banteng, Lapangan Soemantri Brodjonegoro, dan Lapangan Latih Jakarta International Stadium (JIS).
 
Sementara itu, Jawa Barat menyiapkan Lapangan Arcamanik, Stadion Sidolig, Stadion Jati Unpad, Stadion Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), serta Stadion Institut Teknologi Bandung (ITB).
 

FIFA ASEAN Cup Gunakan Format Dua Divisi

 
FIFA ASEAN Cup merupakan kompetisi baru di bawah naungan FIFA yang menggunakan format dua divisi. Pada edisi perdana, Divisi 1 atau Premier Division akan diikuti delapan tim yang terbagi ke dalam dua grup.
 
 
Sementara itu, Divisi 2 atau Challenge Division terdiri dari enam tim yang juga dibagi ke dalam dua grup. Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Divisi 1, sedangkan Hong Kong disiapkan menjadi tuan rumah Divisi 2.
 
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada periode FIFA Matchday, yakni jeda resmi kalender internasional untuk pertandingan tim nasional, pada September hingga Oktober 2026. FIFA juga telah memasukkan turnamen perdana tersebut ke dalam kalender kompetisi 2026.
 
Dengan ditetapkannya SUGBK dan Si Jalak Harupat sebagai venue, Indonesia kini bersiap menjadi tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup. Turnamen tersebut menjadi kompetisi baru yang membawa sepak bola Asia Tenggara ke dalam kalender resmi FIFA.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan