Messi, yang kini berusia 39 tahun, mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional Argentina melalui media sosial pada Senin (31/8/2026). Keputusan tersebut disampaikan setelah perjalanan panjang selama lebih dari dua dekade bersama La Albiceleste.
Menariknya, Mourinho yang kini menangani Real Madrid turut menyampaikan penghormatan kepada Messi. Padahal, keduanya memiliki sejarah rivalitas panjang ketika Mourinho pernah menangani Real Madrid dan Messi menjadi ikon utama Barcelona.
Melalui kolom komentar unggahan Messi, Mourinho menuliskan pesan yang menunjukkan penghormatannya terhadap karier internasional sang pemain.
“Selamat atas karier internasional yang luar biasa dan tak terlupakan. Copa America berikutnya dan Piala Dunia berikutnya tidak akan sama.”
Pesan tersebut menjadi bentuk penghargaan Mourinho terhadap perjalanan Messi bersama Argentina. Keputusan Messi pensiun datang setelah ia membawa Argentina menjalani periode emas dengan meraih Copa America 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024, sebelum kemudian tampil di final Piala Dunia 2026.
Mourinho dan Messi Pernah Jadi Rival
Nama Mourinho dan Messi memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Spanyol.Ketika Mourinho menangani Real Madrid pada 2010-2013, Messi menjadi salah satu pemain utama Barcelona. Persaingan El Clasico pada periode tersebut menjadi salah satu rivalitas paling menarik dalam sejarah sepak bola Spanyol.
Kini, setelah Mourinho kembali menjadi pelatih Real Madrid pada 2026, ia justru memberikan penghormatan kepada Messi yang telah memutuskan mengakhiri kiprahnya bersama Argentina. Real Madrid resmi menunjuk Mourinho sebagai pelatih utama untuk tiga musim hingga 2029.
Baca Juga :
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina
Mourinho bahkan baru-baru ini menyebut Messi sebagai salah satu pemain yang menurutnya akan selalu dirindukan dunia sepak bola.
Dalam konferensi pers Real Madrid pada 29 Agustus 2026, Mourinho memasukkan Messi dalam daftar legenda sepak bola yang menurutnya meninggalkan warisan abadi.
Messi Tutup Karier Internasional dengan Catatan Istimewa
Keputusan Messi menutup perjalanan bersama Argentina menjadi akhir dari salah satu era terbesar dalam sejarah sepak bola internasional.Messi menjalani debut bersama tim senior Argentina pada 2005. Selama membela negaranya, ia mencatat 207 penampilan dan 125 gol. Ia juga mengantarkan Argentina meraih sejumlah trofi besar, termasuk Copa America dan Piala Dunia 2022.
Meski Argentina kalah 0-1 dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 melalui gol pada masa perpanjangan waktu, Messi tetap mengakhiri kiprahnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah La Albiceleste.
Pesan Mourinho pun memperlihatkan bahwa rivalitas klub akhirnya berada di bawah rasa hormat terhadap warisan Messi. Bagi banyak penggemar sepak bola, laga Argentina tanpa Lionel Messi di turnamen besar mendatang tentu akan menghadirkan era yang berbeda.