Rudiger memutuskan mengakhiri karier internasionalnya pada usia 33 tahun. Kondisi fisik serta riwayat cedera yang dialaminya dalam dua musim terakhir menjadi salah satu pertimbangan untuk menjaga kebugaran dan memfokuskan kariernya di Real Madrid.
Selain itu, keputusan Rudiger untuk pensiun juga didasari keinginannya membantu proses regenerasi Timnas Jerman. Kepergiannya diharapkan memberikan ruang bagi pemain-pemain muda untuk berkembang di bawah arahan pelatih baru, Jurgen Klopp.
“Setelah beberapa waktu memikirkannya, kini telah tiba waktunya untuk mengakhiri karier saya di tim nasional dan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk melanjutkan perjalanan,” tulis Rudiger dalam unggahan di Instagram pribadinya.
Rudiger Ukir Kiprah Satu Dekade Bersama Jerman
Rüdiger melakoni debut bersama tim senior Jerman pada Maret 2014. Selama lebih dari satu dekade membela Der Panzer, mantan pemain Chelsea tersebut mencatatkan 88 caps serta menyumbangkan tiga gol di level internasional.
Prestasi terbaiknya bersama Timnas Jerman diraih pada musim panas 2017. Rüdiger menjadi bagian dari skuad yang berhasil mengantarkan Die Mannschaft menjuarai Piala Konfederasi FIFA 2017.
Ucapan Terima Kasih kepada Para Pelatih Jerman
Antonio Rudiger juga turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para pelatih yang telah mendampingi perjalanan kariernya bersama Timnas Jerman.
“Terima kasih untuk Joachim Löw, Hansi Flick, dan Julian Nagelsmann yang telah menemani serta membentuk perjalanan saya bersama DFB, juga sosok Horst Hrubesch yang membimbing saya di tim nasional kelompok usia,” papar bek berusia 33 tahun itu.
“Ini saatnya saya memulai babak baru, di mana saya akan sepenuhnya fokus pada klub yang saya bela,” tutup Rüdiger.
(Ahmad Raul)