Pelatih AC Milan, Ruben Amorim (AFP/Glyn Kirk)
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim (AFP/Glyn Kirk)

AC Milan

AC Milan vs Ferencvaros: Rossoneri Wajib Menang, tapi Rotasi Jadi Dilema

Gregorius Gelino • 05 November 2026 16:21
Ringkasnya gini..
  • Rossoneri yang berada di posisi ke-24 klasemen Liga Europa membutuhkan tiga poin saat menjamu Ferencvaros demi menjaga peluang lolos ke babak gugur.
  • Amorim mempertimbangkan rotasi skuad karena padatnya jadwal pertandingan demi menjaga kebugaran dan menghindari cedera pemain.
  • Amorim mewaspadai kekuatan Ferencvaros yang mengoleksi sembilan poin dari tiga laga dan memiliki identitas permainan yang kuat.
Milan: AC Milan akan menjamu Ferencvaros pada pekan ke-4 fase liga Liga Europa yang digelar Jumat, 6 November, dini hari nanti. Pelatih Ruben Amorim menegaskan Rossoneri wajib meraih kemenangan demi menjaga peluang lolos ke babak gugur.

Milan menghadapi pertandingan krusial saat menjamu Ferencvaros di San Siro pada lanjutan fase liga Liga Europa. Rossoneri yang masih tertahan di posisi ke-24 klasemen membutuhkan tiga poin untuk memperbaiki posisi, sedangkan Ferencvaros datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menempati peringkat kelima dengan koleksi sembilan poin.

Milan Belum Konsisten

Allenatore Milan, Ruben Amorim, mengakui timnya belum mampu menunjukkan konsistensi sepanjang perjalanan di Liga Europa musim ini. Menurutnya, setiap pertandingan menghadirkan tantangan berbeda sehingga Milan harus segera menemukan performa terbaik.

"Di Liga Europa, karena berbagai alasan, kami belum mampu menemukan konsistensi. Setiap pertandingan memiliki tantangannya sendiri," kata Amorim seperti dikutip dari laman resmi klub.

Amorim menegaskan kemenangan atas Ferencvaros menjadi target utama Milan. Pasalnya, Rossoneri baru mengumpulkan tiga poin dan membutuhkan tambahan angka untuk memperbaiki posisi di klasemen fase liga.

"Kami baru mengoleksi tiga poin di kompetisi ini dan besok kami benar-benar harus menang. Kami menghadapi beberapa kesulitan dan saya belum sepenuhnya puas dengan penampilan kami, baik di Liga Europa maupun di Serie A, di mana seharusnya kami bisa meraih lebih banyak poin," tegasnya.

Pertimbangkan Rotasi Pemain Lawan Ferencvaros

Meski mengincar kemenangan, AC Milan menghadapi dilema dalam menentukan komposisi pemain. Padatnya jadwal pertandingan membuat Amorim harus mempertimbangkan kebugaran para pemain sebelum menghadapi Ferencvaros.

Pertandingan ini menjadi laga kelima yang dijalani Milan dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Situasi tersebut membuat rotasi pemain menjadi salah satu opsi untuk menghindari risiko cedera dan menjaga kondisi fisik skuad.

"Ini adalah pertandingan penting, tetapi kami juga harus berhati-hati terhadap kondisi beberapa pemain. Kami tidak boleh kehilangan satu pun pemain," tutur Amorim. Ia menyadari bahwa pemain yang terus dipaksakan tampil tanpa waktu istirahat berisiko mengalami cedera. Karena itu, rotasi diperlukan meski Milan tidak boleh kehilangan fokus untuk mengamankan kemenangan.

"Terkadang, jika pemain tidak diberi waktu istirahat, mereka bisa mengalami cedera. Karena itu, kami perlu melakukan rotasi skuad, sembari tetap menyadari bahwa kami harus memenangkan pertandingan ini melawan tim kuat yang sudah mengoleksi sembilan poin di kompetisi ini," jelasnya.

Milan Diminta Waspadai Kekuatan Ferencvaros

Selain memikirkan rotasi pemain, Amorim juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan Ferencvaros. Tim asal Hungaria tersebut dinilai memiliki kualitas individu, identitas permainan, serta mentalitas kompetitif yang patut diwaspadai.

Ferencvaros mampu mengumpulkan sembilan poin dari tiga pertandingan awal fase liga Liga Europa. Catatan tersebut menunjukkan bahwa calon lawan Milan bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata.

"Pertama-tama, mereka adalah tim yang sudah terbiasa meraih kemenangan, apa pun situasinya, dan hal tersebut memberikan kepercayaan diri kepada mereka. Performa mereka di liga juga sangat baik," ungkap Amorim.

Amorim juga menyoroti karakter permainan Ferencvaros yang mengandalkan formasi 4-2-3-1. Menurutnya, tim tersebut memiliki pola permainan yang jelas dan memahami cara menjalankan strategi di lapangan.

"Mereka bermain dengan formasi 4-2-3-1, memiliki identitas permainan yang kuat, memahami cara bermain, dan sangat nyaman dengan gaya permainan mereka sendiri. Mereka datang ke San Siro tanpa beban apa pun, sehingga tanggung jawab justru berada di pihak kami," paparnya.

"Saya sudah mengatakan kepada para pemain bahwa kami harus menunjukkan pendekatan yang sama seperti ketika menghadapi Derby. Kami mampu memenangkan atau kalah dalam pertandingan apa pun. Semuanya bergantung pada diri kami sendiri," pungkasnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan