Menurut laporan Fabrizio Romano, keputusan Roberto Mancini untuk berpisah dengan Al-Sadd menjadi bagian dari rencana untuk kembali melatih Timnas Italia.
Pelatih berusia 61 tahun itu menjadi kandidat utama untuk menangani Gli Azzurri. Ia bahkan sudah memberikan persetujuan secara lisan kepada Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) terkait rencana tersebut.
Sementara itu, Al-Sadd merespons kepergian Mancini dengan pernyataan resmi yang bernada apresiasi. Klub asal Qatar tersebut menyebut masa singkat kepemimpinannya sebagai periode yang berkesan, sekaligus mendoakan kesuksesan Mancini di tantangan berikutnya bersama tim nasional.
Italia Andalkan Pengalaman Mancini
Pemulangan Roberto Mancini disebut sebagai bagian dari proyek besar FIGC untuk membangun ulang kekuatan tim nasional. Langkah ini diambil setelah federasi memutuskan berpisah dengan Gennaro Gattuso menyusul kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026.
Mancini bukan nama baru bagi sepak bola Italia. Pada periode pertamanya bersama Gli Azzurri (2018–2023), ia sukses membawa Italia menjuarai Euro 2021 setelah mengalahkan Inggris di final yang digelar di Stadion Wembley.
Pengalaman dan rekam jejak juara tersebut membuat Mancini dinilai sebagai sosok yang tepat untuk mengembalikan mentalitas serta daya saing Italia di level tertinggi sepak bola dunia.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda