Meski persiapannya sempat terganggu kendala logistik dan situasi geopolitik, Iran tetap lebih diunggulkan berkat pengalaman yang lebih matang di level internasional. Namun, Selandia Baru datang dengan motivasi tinggi setelah kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010.
Iran Bidik Awal Sempurna di Grup G
Iran datang ke Piala Dunia 2026 dengan status salah satu tim terbaik Asia. Tim Melli berhasil lolos dengan meyakinkan dan kembali mengandalkan kerangka tim yang berpengalaman di level internasional.
Meski belum pernah lolos dari fase grup dalam enam penampilan sebelumnya di Piala Dunia, Iran tetap menjadi kandidat kuat untuk bersaing memperebutkan posisi dua besar Grup G bersama Belgia dan Mesir.
Penyerang andalan Mehdi Taremi masih menjadi tumpuan utama di lini depan. Striker berusia 33 tahun itu telah mengoleksi 60 gol untuk tim nasional dan diharapkan menjadi pembeda pada laga pembuka.
Selandia Baru Ingin Akhiri Penantian Kemenangan
Di kubu lawan, Selandia Baru kembali tampil di putaran final Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun. Namun, All Whites masih memburu kemenangan pertama mereka dalam sejarah Piala Dunia.
Sebelumnya, Selandia Baru hanya tampil pada edisi 1982 dan 2010. Menariknya, pada Piala Dunia 2010 mereka menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan di fase grup, meski gagal lolos ke babak berikutnya karena hanya meraih tiga hasil imbang.
Kapten sekaligus striker andalan Chris Wood akan menjadi harapan utama Selandia Baru. Namun, performa tim dalam beberapa pertandingan terakhir belum terlalu meyakinkan setelah menelan sejumlah kekalahan pada laga uji coba menjelang turnamen.
Faktor Nonteknis Ganggu Persiapan Iran
Persiapan Iran menuju laga pembuka tidak sepenuhnya berjalan mulus. Team Melli sempat menjalani pemusatan latihan di Meksiko sebelum terbang ke Los Angeles akibat kendala logistik dan situasi geopolitik yang mengiringi turnamen.
Baca juga: Piala Dunia 2026 Tak Lagi Indah bagi Timnas Iran
Meski demikian, skuad Iran menegaskan fokus mereka tetap tertuju pada pertandingan dan target lolos dari fase grup.
Iran Dihantam Cedera, Chris Wood Siap Pimpin All Whites
Iran menghadapi beberapa masalah kebugaran menjelang pertandingan. Alireza Jahanbakhsh, Dennis Eckert, dan Mehdi Torabi diperkirakan absen karena cedera, sementara Roozbeh Cheshmi masih harus menjalani tes kebugaran sebelum pertandingan.
Meski demikian, pelatih Amir Ghalenoei masih memiliki sejumlah pemain berpengalaman seperti Alireza Beiranvand, Saman Ghoddos, Mohammad Mohebi, Mehdi Ghayedi, dan tentu saja Mehdi Taremi.
Selandia Baru sendiri hanya kehilangan Ryan Thomas. Selebihnya, Darren Bazeley dapat menurunkan kekuatan terbaiknya dengan Chris Wood sebagai ujung tombak serangan.
Prediksi Susunan Pemain
Iran: Beiranvand; Yousefi, Nemati, Khalilzadeh, Mohammadi; Gholizadeh, Ezatolahi, Ghoddos, Mohebi; Ghayedi, Taremi.
Selandia Baru: Crocombe; Payne, Bindon, Surman, Cacace; Stamenic, Bell; Just, Singh, Randall; Wood.
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru
Dari segi kualitas individu, pengalaman, dan kedalaman skuad, Iran masih unggul dibanding Selandia Baru. Team Melli juga memiliki lini serang yang lebih berbahaya dengan kehadiran Mehdi Taremi sebagai ujung tombak.
Selandia Baru kemungkinan akan bermain lebih pragmatis dan mengandalkan serangan balik melalui Chris Wood. Namun, jika Iran mampu menguasai lini tengah sejak awal, mereka berpeluang besar mengamankan kemenangan. Medcom.id memprediksi Tim Melli menang dengan skor 2-0.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda