Suasana jeda minum Timnas Meksiko. (Foto: YURI CORTEZ / AFP)
Suasana jeda minum Timnas Meksiko. (Foto: YURI CORTEZ / AFP)

Piala Dunia 2026

Jeda Minum Piala Dunia 2026 Tuai Protes, Penonton Kesal karena Disisipi Iklan

Kautsar Halim • 12 Juni 2026 23:06
Ringkasnya gini..
  • FIFA menerapkan jeda minum tiga menit di setiap babak Piala Dunia 2026 demi melindungi pemain dari cuaca panas
  • Kebijakan tersebut memicu kritik karena sejumlah stasiun televisi menayangkan iklan selama hydration break berlangsung.
  • Penonton mengeluhkan hilangnya momen pertandingan dan muncul perdebatan soal komersialisasi sepak bola di Piala Dunia 2026.
Jakarta: Kebijakan FIFA yang mewajibkan jeda minum (hydration break) di setiap pertandingan Piala Dunia 2026 menuai kontroversi. Aturan yang awalnya dibuat untuk melindungi pemain dari cuaca panas kini mendapat sorotan karena dimanfaatkan sejumlah stasiun televisi untuk menayangkan iklan di tengah pertandingan.
 
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko memang menghadapi tantangan suhu tinggi selama musim panas. Karena alasan tersebut, FIFA menerapkan jeda minum selama tiga menit pada setiap babak di seluruh pertandingan turnamen.
 
Namun, kebijakan itu juga membuka peluang baru bagi pemegang hak siar untuk memasukkan jeda komersial selama laga berlangsung.
 

FIFA Beri Ruang Iklan Saat Hydration Break


Dalam aturan yang diterapkan FIFA, setiap jeda minum berlangsung sekitar tiga menit. Dari durasi tersebut, stasiun televisi mendapat kesempatan menayangkan iklan selama kurang lebih dua menit sebelum kembali ke pertandingan.

Kebijakan itu langsung menjadi sorotan karena dianggap mengubah pengalaman menonton sepak bola yang selama ini berlangsung tanpa jeda komersial di tengah pertandingan.
 
Bagi sebagian penggemar, kehadiran iklan saat pertandingan berlangsung dinilai terlalu mengganggu, terutama pada turnamen sebesar Piala Dunia.
 

Penonton Keluhkan Kehilangan Momen Penting


Kontroversi mulai mencuat setelah laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan. Sejumlah penonton mengeluhkan siaran yang langsung beralih ke iklan penuh saat jeda minum berlangsung. 
 
Bahkan, beberapa pemirsa mengaku sempat kehilangan momen penting karena tayangan pertandingan belum kembali ketika laga dilanjutkan.
 
Keluhan tersebut ramai bermunculan di media sosial. Banyak penggemar menilai jeda minum kini terasa lebih seperti "jeda iklan" daripada upaya menjaga kondisi fisik pemain.
 
Sebagian lainnya menilai praktik tersebut berpotensi mengurangi kenyamanan menonton dan mengganggu ritme pertandingan.
 

FIFA Tegaskan Demi Keselamatan Pemain


Meski mendapat kritik, FIFA menegaskan bahwa tujuan utama penerapan hydration break adalah melindungi kesehatan para pemain.
 
Piala Dunia 2026 digelar pada musim panas di Amerika Utara yang dalam beberapa tahun terakhir kerap mengalami suhu ekstrem. Karena itu, FIFA menilai jeda minum menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kesehatan akibat cuaca panas.
 
Setiap pertandingan akan memiliki dua kali jeda minum, masing-masing satu kali di setiap babak. Waktu yang terpakai nantinya akan ditambahkan ke waktu tambahan pertandingan.
 

Tidak Semua TV Memanfaatkan untuk Iklan


Menariknya, tidak semua pemegang hak siar memilih memanfaatkan jeda minum sebagai ruang komersial.
 
Telemundo, pemegang hak siar berbahasa Spanyol di Amerika Serikat, tetap menampilkan suasana stadion, analisis pertandingan, serta interaksi pemain dan pelatih selama jeda berlangsung.
 
Langkah tersebut mendapat respons positif dari sebagian penonton karena dianggap mampu menjaga atmosfer pertandingan tetap utuh.
 
Sementara itu, sejumlah broadcaster di Eropa juga dilaporkan memilih tidak menayangkan iklan penuh selama jeda minum karena khawatir mendapat reaksi negatif dari penggemar sepak bola.
 

Muncul Perdebatan soal Komersialisasi Piala Dunia


Kontroversi hydration break turut memunculkan perdebatan baru mengenai arah penyelenggaraan Piala Dunia.
 
Sebagian pengamat menilai turnamen edisi 2026 mulai mengadopsi pendekatan olahraga Amerika Utara yang sangat mengandalkan jeda komersial untuk meningkatkan pendapatan siaran.
 
Di sisi lain, para kritikus khawatir perubahan tersebut dapat mengikis karakter tradisional sepak bola yang selama ini dikenal mengalir tanpa banyak interupsi.
 
Meski demikian, FIFA tetap optimistis keseimbangan antara kebutuhan komersial, pengalaman penonton, dan keselamatan pemain dapat terjaga sepanjang turnamen berlangsung.
 
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan