Pertandingan netral yang digelar di Hungaria tersebut berlangsung dalam tensi tinggi setelah persiapan laga diwarnai ketegangan politik. Namun, tim asuhan Heimir Hallgrimsson tampil dominan sejak awal dan memastikan kemenangan melalui tiga gol pada babak pertama.
Irlandia Tampil Agresif dan Hajar Israel
Timnas Irlandia tampil agresif sejak awal pertandingan. Troy Parrott membuka keunggulan pada menit ke-13. Menerima umpan tarik dari James Abankwah, penyerang Real Betis tersebut melepaskan tembakan mendatar yang melewati sela kaki kiper Israel, Daniel Peretz.
Pada menit ke-16, Timnas Irlandia kembali mencetak gol. Adam Idah memanfaatkan umpan terobosan Jack Moylan sebelum melakukan solo run menghadapi Peretz. Idah kemudian melepaskan tembakan tenang ke dalam gawang untuk membawa Irlandia unggul 2-0.
Keunggulan Irlandia bertambah pada menit ke-25. Jack Moylan mencatatkan namanya di papan skor setelah melakukan aksi individu ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras dengan kaki kanan.
Hingga turun minum, skor 3-0 tanpa balas bertahan untuk keunggulan Republik Irlandia.
Irlandia Pertahankan Keunggulan hingga Peluit Panjang
Irlandia bermain lebih pragmatis pada babak kedua dan memilih mengendalikan jalannya pertandingan. Meski sebelumnya Irlandia memiliki catatan empat kekalahan dalam enam laga tandang terakhir, tim asuhan Hallgrimsson mampu menjaga disiplin hingga pertandingan berakhir.
Israel tidak mampu menciptakan ancaman berarti sepanjang babak kedua. Republik Irlandia pun mempertahankan keunggulan 3-0 hingga peluit panjang.
Kemenangan tersebut menjadi modal bagi Irlandia menjelang laga berikutnya melawan Austria di Dublin pada Jumat (2/10) dini hari WIB.
Sementara itu, kekalahan tersebut memperburuk catatan Israel di Nations League. Mereka kini menelan enam kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir.
(Ahmad Raul)