Momen itu viral di media sosial karena banyak penonton belum mengetahui makna di balik isyarat yang dilakukan Hossam Hassan. Gestur tersebut ternyata bukan bentuk protes biasa kepada wasit, melainkan sinyal resmi yang ditetapkan FIFA untuk melaporkan dugaan tindakan diskriminasi atau rasisme di dalam pertandingan.
Protes Dugaan Rasisme di Tengah Pertandingan
Gestur tersebut dilakukan oleh Hassan setelah kubu Mesir mengaku memprotes dugaan tindakan bernada rasis yang berasal dari area tribun di dekat bangku cadangan mereka.
Namun, Meski laporan itu disampaikan kepada perangkat pertandingan, laga tetap dilanjutkan dan wasit François Letexier malah memberikan kartu kuning kepada Hossam Hassan. Keputusan tersebut memunculkan perdebatan karena sebagian penonton menganggap sang pelatih hanya menyampaikan laporan sesuai prosedur yang berlaku.
Situasi di pinggir lapangan sempat memanas sebelum akhirnya berhasil diredakan. Ibrahim Hassan, saudara kembar Hossam yang juga menjadi bagian dari staf pelatih Mesir, turun tangan untuk menenangkan suasana.
Arti Gestur X Menurut Aturan FIFA
Isyarat menyilangkan kedua lengan membentuk huruf "X" bukanlah simbol baru dalam sepak bola internasional. FIFA menetapkannya sebagai tanda universal bagi pemain, pelatih, maupun ofisial pertandingan untuk melaporkan dugaan diskriminasi atau pelecehan rasial yang terjadi selama pertandingan.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen FIFA dalam memerangi rasisme di dunia sepak bola. Regulasi itu disahkan secara resmi oleh FIFA dalam kongres yang dilaksanakan di Bangkok pada tahun 2024. Melalui simbol tersebut, pemain maupun ofisial tidak perlu menghentikan pertandingan secara langsung atau menyampaikan protes secara verbal.
Cukup dengan menyilangkan kedua lengan membentuk huruf "X", wasit wajib memahami bahwa terdapat dugaan tindakan diskriminasi yang harus segera ditindaklanjuti.
Setelah menerima sinyal tersebut, wasit memiliki kewenangan menjalankan prosedur anti-diskriminasi tiga tahap sebagaimana diatur dalam Kode Disiplin FIFA.
Baca Juga :
Jadwal dan Link Streaming Prancis vs Maroko
Tahap pertama adalah menghentikan pertandingan untuk sementara dan menyampaikan pengumuman resmi kepada seluruh stadion mengenai dugaan tindakan rasisme yang terjadi.
Apabila perilaku diskriminatif masih berlanjut, wasit dapat memasuki tahap kedua dengan menangguhkan pertandingan sementara sambil menunggu situasi kembali kondusif.
Jika tindakan tersebut tetap berlangsung, wasit berhak mengambil langkah terakhir berupa penghentian pertandingan secara permanen demi menjaga keselamatan seluruh pihak dan integritas kompetisi.
Namun, usai gestur Hassan tersebut viral dan memicu perdebatan di sosial media hingga kini FIFA belum mengeluarkan pernyataan bahwa gestur Hassan tersebut memicu investigasi kasus rasisme.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda