Peter Shilton (kanan). Georges GOBET / AFP)
Peter Shilton (kanan). Georges GOBET / AFP)

5 Pemain Tertua yang Tampil di Piala Dunia, Nomor 3 Pernah Main di Indonesia

Friko Simanjuntak • 09 Agustus 2022 14:37
Jakarta: Bagi pesepak bola, usia menjadi hal yang krusial untuk menunjang kariernya. Tidak banyak pemain yang terus berkarier saat usianya memasuki 40 tahun.
 
Pada era sepak bola modern saat ini, hampir bisa dihitung dengan jari para pemain yang masih bermain di usia 40 tahun. Salah satu yang mungkin banyak dikenal orang adalah Zlatan Ibrahimovic. Dai usianya yang sudah kepala empat, Ibra masih bermain di salah satu kompetisi terkuat Eropa, Liga Italia bersama AC Milan.
 
Selain di level klub, Ibra di usianya yang cukup senja, masih sempat dipanggil untuk memperkuat Timnas Swedia. Ia diminta membantu negaranya berjuang di kualifikasi Piala Dunia 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sayangnya, Ibra gagal membantu Swedia lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar yang akan digelar pada November mendatang. Kegagalan ini sekaligus memupus asa Ibra untuk masuk dalam daftar pemain tertua yang tampil di Piala Dunia.
 
Jika Swedia lolos ke Piala Dunia 2022, maka Ibra akan berusia 41 tahun, 40 hari saat turnamen empat tahunan itu resmi digelar, yakni pada 21 November 2022.
 
Sepanjang sejarah Piala Dunia, kita sudah melihat banyak rekor-rekor yang dicatatkan. Salah satunya adalah pemain tertua yang tampil turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
 
Berikut, 5 pemain tertua yang tampil di Piala Dunia:
 
5. Peter Shilton (40 tahun, 292 hari)
Inggris vs Italia -- 7 Juli 1990
Peter Shilton masih dipercaya sebagai kiper utama Timnas Inggris di Piala Dunia 1990 kendati saat itu usianya sudah kepala empat. Di bawah arahan pelatih Bobby Robson, Shilton masih tampil prima di bawah mistar dan membantu Inggris melaju hingga babak semifinal.
 
Setelah dikalahkan Jerman Barat lewat drama adu penalti di semifinal, Shilton memainkan pertandingan terakhirnya bagi timnas Inggris saat melakoni perebutan juara tiga melawan tuan rumah Italia.
 
Saat itu, tanggal 7 Juli 1990, usia Shilton sudah memasuki 40 tahun 292 hari dan membuatnya masuk dalam daftar pemain tertua yang tampil di Piala Dunia.
 
Sayangnya di laga perpisahannya tersebut, Shilton justru membuat blunder yang mungkin akan terus diingatnya sepanjang hidup. Kiper Derby County tersebut gagal mengamankan sebuah backpass sehingga bola berhasil dicuri Roberto Baggio yang berujung gol. Shilton menutup karier internasionalnya dengan kekalahan 1-2 Inggris atas Italia.
 
Sepanjang kariernya, Shilton bermain dalam tiga edisi Piala Dunia (1982, 1986 dan 1990). Ia adalah kiper yang menjadi saksi atas gol tangan tuhan yang dicetak Diego Maradona ke gawang Inggris yang dikawalnya pada Piala Dunia 1986.
 
Selain mencatatkan diri sebagai salah satu pemain tertua di Piala Dunia, Peter Shilton juga menorehkan rekor tersendiri di timnas Inggris. Ia hingga kini masih tercatat sebagai pemain dengan caps terbanyak (125) dalam sejarah skuat The Three Lions.
 
Rekor Shilton sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di timnas Inggris sepertinya akan bertahan cukup lama. Sebab, pemain aktif yang paling mungkin memecahkan rekornya saat ini adalah Raheem Sterling yang baru mencatatkan 77 caps.
 
4. Pat Jennings (41 tahun)
Irlandia Utara vs Brasil – 12 Juni 1986
Pat Jennings merayakan ulang tahunnya yang ke-41 dengan spesial. Di momen Piala Dunia 1986, hari ulang tahun Jennnings bertepatan dengan laga pamungkas Irlandia Utara di fase grup.
 
Sayangnya, ia tidak bisa tersenyum di hari spesialnya itu. Jennings harus berjuang ekstra keras di bawah mistar lantaran Irlandia Utara dihadapkan pada lawan tangguh, Brasil.
 
Benar saja, Jennings dan rekan-rekannya di Timnas Irlandia Utara tidak bisa berbuat banyak dan harus menerima kenyataan dibekuk Brasil 3-0. Laga ini sekaligus menjadi akhir penampilan Jennings di Piala Dunia dan juga kiprah Timnas Irlandia Utara di Piala Dunia 1986. Mereka tidak mampu bersaing dengan Spanyol dan Brasil yang mewakili Grup D untuk lolos ke babak berikutnya.
 
Pat Jennings menghabiskan karier sepak bolanya di Inggris dan memperkuat sejumlah klub besar seperti Arsenal dan Tottenham Hotspur. Jennings juga terkenal sebagai pencetak gol di Charity Shield 1967 saat bermain untuk Tottenham Hotspur, dengan tendangan jarak jauh dari kotaknya sendiri memantul di atas kepala kiper Manchester United Alex Stepney.
 
Sepanjang 23 tahun kariernya, Jennings memainkan lebih dari 1.000 pertandingan dan mencatatkan 119 caps untuk Irlandia Utara, menempatkannya sebagai pemain dengan caps terbanyak kedua dalam sejarah timnas Irlandia Utara.
 
3. Roger Milla (42 tahun, 38 hari)
Kamerun vs Rusia – 12 Juni 1994
Roger Milla adalah penyerang tertua yang pernah tampil di Piala Dunia. Namun secara keseluruhan, ia berada di posisi tiga dalam daftar pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia.
 
Rekor sebagai pemain tertua di Piala Dunia dicatatkan Milla saat Kamerun berhadapan dengan Rusia pada laga ketiga atau pamungkas di fase grup, 12 Juni 1994. Milla, di usia 42 tahun, 38 hari tampil sebagai pemain pengganti. Ia masuk di awal babak kedua.
 
Kamerun memang kalah telak 1-6 di pertandingan tersebut dan dipastikan gagal lolos ke babak berikutnya. Meski demikian, Milla berhasil mencatatkan dua rekor pada laga itu.
 
Selain mencatatkan diri sebagai salah satu pemain tertua di Piala Dunia, Milla yang mencetak satu-satunya gol Kamerun ke gawang Rusia, memecahkan rekor sebagai pencetak gol tertua di Piala Dunia. Rekor itu hingga kini belum terpecahkan.
 
Sosok Roger Milla mulai dikenal pecinta sepak bola dunia saat melakukan selebrasi gol ikonik di Piala Dunia 1990. Saat itu, usai membobol gawang Rumania di pertandingan kedua penyisihan grup, Milla berlari ke sudut lapangan dan melakukan tarian di area sepak pojok. Aksi tersebut sangat terkenal dan jadi salah satu selebrasi paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.
 
Pada Piala Dunia 1990, Milla juga memimpin Timnas Kamerun mencatat sejarah sebagai negara Afrika pertama yang sukses melaju hingga babak perempat final. Kamerun disingkirkan Inggris di fase 8 besar Piala Dunia 1990.
 
Selain Kamerun, negara kita Indonesia tentunya bangga melihat capaian Roger Milla. Pasalnya, ia sempat menghabiskan dua tahun kariernya bermain di Liga Indonesia. Setelah mencetak gol terakhirnya untuk Kamerun di Piala Dunia 1994, Milla memutuskan bergabung dengan Pelita Jaya dan Putra Samarinda setahun berikutnya.
 
2. Faryd Mondragon (43 tahun, 3 hari)
Kolombia vs Jepang – 24 Juni 2014
Setelah memastikan lolos ke babak berikutnya sebagai juara grup, pelatih Kolombia Jose Pekerman memberikan penghormatan kepada kiper veteran Faryd Mondragon untuk tampil saat Kolombia menghadapi Jepang pada laga ketiga penyisihan Grup C Piala Dunia 2014.
 
Saat itu, Mondragon yang baru beberapa hari merayakan ulang tahun ke-43 dipercaya menggantikan David Ospina saat pertandingan tersisa lima menit. Saat itu, Kolombia dalam posisi unggul 3-1 atas Jepang.
 
Meski hanya tampil lima menit, Mondragon mampu menjaga gawang Kolombia tidak kebobolan, sebelum kemudian menutup pertandingan dengan kemenangan 4-1.
 
Memang, setelah pertandingan itu Mondragon harus kembali menjadi penghangat di bangku cadangan. Termasuk ketika melihat Kolombia disingkirkan Brasil di babak perempat final. Meski begitu, ia cukup bahagia karena bisa mencatatkan namanya sebagai salah satu pemain tertua yang tampil di Piala Dunia.
 
Selain rekor di atas, Mondragon juga mencatatkan satu rekor lain, yakni pemain yang paling lama menunggu untuk kembali dipanggil Timnas. Setelah masuk skuat Kolombia pada Piala Dunia 1998, Mondragon tidak pernah dipanggil lagi ke timnas. Sampai pada akhirnya, setelah menunggu 15 tahun dan 363 hari, ia kembali masuk skuat Timnas Kolombia di Piala Dunia 2014 di Afrika Selatan.
 
1. Essam El-Hadary (45 tahun, 160 hari)
Mesir vs Arab Saudi – 25 Juni 2018
Kendati belum pernah mencatatkan prestasi besar di Piala Dunia, Mesir memegang rekor sebagai tim yang memainkan pemain tertua di Piala Dunia.
 
Adalah Essamm El-Hadary, sosok yang tercatat sebagai pemain tertua yang tampil di Piala Dunia. Ia melakukannya saat Mesir menghadapi Arab Saudi di laga terakhir penyisihan Grup A Piala Dunia 2018, Rusia. Saat itu, Essam El-Hadary berusia 45 tahun 160 hari.
 
Dimainkannya Essam El-Hadary pada laga melawan Arab Saudi tidak lepas dari kepastian Mesir tersingkir dari Piala Dunia, setelah kalah di dua pertandingan pertamanya (melawan Uruguay dan tuan rumah Rusia). Pelatih Hector Cuper memberikan penghormatan kepada Essam untuk tampil di bawah mistar Mesir dan menjabat sebagai kapten tim.
 
Sayang, penampilan terakhir Essam bersama Timnas Mesir harus berakhir dengan kekecewaan usai kalah dari Arab Saudi dengan skor tipis 1-2. Gol Mohamad Salah tak mampu menyelamatkan Mesir dari kekalahan.
 
Essam El-Hadary melakukan debut internasional bersama Timnas Mesir pada tahun 1996 dan mencatatkan 159 caps. Kendati gagal membawa Mesir bersinar di level Piala Dunia, Essam El-Hadary jadi aktor utama dibalik sukses Mesir meraih empat titel Piala Afrika (1998, 2006, 2008 dan 2010) di mana ia tiga kali dinobatkan sebagai pemain terbaik.

 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif