Menurut juru taktik asal Kanada tersebut, Hannan bukan hanya diberkahi atribut kualitas teknis yang sangat baik di atas lapangan hijau.
Bagi Herdman, talenta muda milik Macan Kemayoran itu memiliki etos kerja tinggi dan sikap rendah hati. Ia menilai karakter itu sesuai dengan filosofi permainan serta budaya tim yang sedang dibangun di Timnas Indonesia senior.
“Dia (Hannan) adalah pemain yang selalu bekerja keras dan pemain yang ramah. Dia jelas memenuhi beberapa kriteria teknis dan taktis yang kami cari,” kata Herdman kepada awak media di Stadion Madya, Jakarta, Senin (1/6/2026).
“Intensitas pressing-nya mencerminkan identitas yang ingin kami lihat di lapangan. Kemampuannya bermain di antara lini lawan dan memecah garis pertahanan juga berada pada level yang baik,” sambungnya.
Ujian Adaptasi Hannan
Herdman menilai tantangan terbesar bagi Hannan adalah menjaga konsistensi saat menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
Gelandang muda tersebut dituntut untuk beradaptasi dan menunjukkan kemampuannya ketika berhadapan dengan para pemain bertahan berpengalaman di Timnas Indonesia selama sesi latihan.
“Sekarang tugas kami adalah mengujinya saat berhadapan dengan pemain-pemain bertahan seperti Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Kevin Diks. Itu level yang berbeda,” jelasnya.
“Apakah dia bisa beradaptasi dengan tekanan mereka? Dia sudah memulai proses ini dengan baik dan semoga bisa terus berkembang,” tutup Herdman.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News