Sejarah baru yang pasti tercipta di Qatar adalah terkait waktu penyelenggaran Piala Dunia. Dalam sejarahnya, turnamen empat tahunan ini biasanya digelar pada musim panas. Namun, khusus tahun ini, Piala Dunia 2022 akan digelar pada musim dingin, yakni pada November-Desember.
Qatar juga akan tercatat sejarah sebagai negara kedua di Asia yang jadi tuan rumah Piala Dunia. Sebelumnya, Jepang dan Korea Selatan jadi negara Asia pertama yang menyelenggarakan Piala Dunia 2002.
Tak hanya bagi tuan rumah, 32 tim peserta yang akan bertarung di Piala Dunia 2022 juga mengincar sejumlah rekor. Salah satunya adalah Timnas Brasil yang berambisi mempertajam rekor mereka sebagai negara tersukses di ajang Piala Dunia.
Untuk tahu lebih jauh rekor-rekor apa saja yang pernah tercipta dalam sejarah Piala Dunia, berikut 8 rekor menarik dari negara-negara peserta Piala Dunia, termasuk negara kita, Indonesia.
1. Rekor Gelar Juara Terbanyak
Tentunya sudah banyak yang tahu rekor ini. Ya, Brasil hingga saat ini tercatat sebagai negara paling sukses di pentas Piala Dunia. Dalam sejarahnya, skuat Selecao telah menjuarai ajang Piala Dunia, yakni pada 1958, 1962, 1970, 1994 dan terakhir 2002.Kini, di Piala Dunia 2022, Timnas Brasil mengincar gelar juara keenam. Meski begitu, Neymar dkk mesti mewaspadai Timnas Jerman yang berambisi menyamai rekor Brasil sebagai negara tersukses di Piala Dunia. Sejauh ini, Jerman sudah mengoleksi empat titel Piala Dunia, yaitu pada 1954, 1974, 1990 dan 2014.
Sebenarnya, Timnas Italia juga memiliki rekor yang sama dengan Jerman (4 kali juara Piala Dunia). Akan tetapi, Gli Azzurri dipastikan tidak bisa menyamai rekor Brasil di Piala Dunia 2022 ini, karena mereka tidak lolos.
2. Rekor Penampilan Terbanyak di Piala Dunia
Rekor negara dengan penampilan terbanyak di ajang Piala Dunia dipegang oleh Brasil dengan 22 kali. Ini berarti, Timnas Brasil tidak pernah absen tampil di ajang Piala Dunia. Mereka jadi satu-satunya negara yang selalu lolos ke Piala Dunia.Timnas Jerman sebenarnya juga memiliki rekor sama seperti Brasil, yakni selalu lolos ke pentas Piala Dunia. Akan tetapi, secara jumlah penampilan, Jerman hanya bermain di 20 edisi Piala Dunia (termasuk Piala Dunia 2022). Jerman absen pada Piala Dunia pertama tahun 1930 dan dilarang ikut serta pada Piala Dunia 1950.
3. Rekor Gelar Piala Dunia Beruntun
Dalam sejarah Piala Dunia, baru Italia dan Brasil yang mampu meraih trofi Piala Dunia dua kali secara beruntun.Timnas Italia tercatat sebagai negara pertama yang sukses meraih trofi Piala Dunia dalam dua edisi secara beruntun. Rekor tersebut diraih Italia saat menjuarai Piala Dunia 1934 (Italia) dan kembali jadi juara pada edisi berikutnya, Piala Dunia 1938 di Prancis.
Dua dekade berselang, Timnas Brasil berhasil menyamai rekor Italia. Ditandai oleh kemunculan legenda sepak bola, Pele, Brasil sukses jadi juara di Piala Dunia 1958 (Swedia) dan mempertahankannya pada Piala Dunia 1962 di Cile.
Jelang Piala Dunia 2022, Timnas Prancis berkesempatan menyamai torehan Italia dan Brasil. Skuat Le Bleus datang ke Qatar dengan status juara bertahan, usai menjuarai Piala Dunia 2018. Mampukah Prancis mempertahankan gelar juaranya di Piala Dunia 2022?
4. Rekor Penantian Terlama Jadi Juara Piala Dunia Lagi
Selain rekor juara Piala Dunia secara beruntun, Italia memiliki sebuah rekor lain yang cukup unik. Italia tercatat sebagai tim juara yang memiliki rentang waktu paling lama untuk kembali tampil sebagai juara.Setelah mempertahankan gelar juara pada Piala Dunia 1938, Italia harus menunggu 44 tahun untuk kembali mengangkat trofi juara. Penantian panjang Italia berakhir pada Piala Dunia 1982 di Spanyol, ketika Dino Zoff dkk mengalahkan Jerman Barat 3-1 di babak final.
Pada Piala Dunia 2022, Inggris yang terakhir kali jadi juara pada Piala Dunia 1966 di kandang sendiri (Inggris) berpeluang memecahkan rekor milik Italia. Jika, jadi juara di Qatar, maka skuat Tiga Singa berhasil mengakhiri penantian selama 56 tahun.
5. Rekor Terburuk dari Tuan Rumah Piala Dunia
Termasuk Qatar, selama perhelatan 22 edisi Piala Dunia, sudah ada 17 negara yang jadi tuan rumah. Mereka adalah Uruguay, Italia (2x), Prancis (2x), Brasil (2x), Swiss, Swedia, Cile, Inggris, Meksiko (2x), Jerman (2x), Argentina, Spanyol, Amerika Serikat, Jepang & Korsel, Afrika Selatan dan Rusia.Dari daftar tuan rumah di atas, negara mana yang mencatatkan rekor terburuk di Piala Dunia? Jawabannya adalah Afrika Selatan yang jadi tuan rumah pada Piala Dunia 2010.
Afrika Selatan adalah satu-satunya tuan rumah Piala Dunia yang harus tersingkir di fase grup. Selebihnya, negara-negara yang jadi tuan rumah selalu lolos dari fase grup. Pada Piala Dunia 2010, Afsel tersingkir di babak grup setelah mencatatkan rekor sekali menang, sekali imbang dan sekali kalah.
Dengan koleksi 4 poin, Afsel sejatinya memiliki poin yang sama dengan Meksiko yang mendampingi Uruguay (juara grup A) untuk lolos dari penyisihan grup. Sayangnya, Afsel kalah dalam urusan selisih gol. Meski begitu, Afsel masih bisa sedikit berbangga karena posisi mereka masih lebih baik dari Prancis yang jadi juru kunci dengan koleksi 1 poin.
6. Rekor Paling Sering Tampil di Final Piala Dunia tapi Tak Pernah Juara
“Juara tanpa mahkota”, inilah kalimat yang disematkan sejumlah pecinta sepak bola untuk Timnas Belanda di pentas Piala Dunia. Hal ini tidak lepas dari performa ciamik yang kerap kali dipertontonkan para pemain Belanda di ajang Piala Dunia. Namun, sayangnya langkah mereka selalu mentok pada babak final Piala Dunia.Maka dari itu, sejarah mencatat bahwa Belanda merupakan satu-satunya negara yang paling banyak tampil pada babak final, tapi belum pernah sekalipun merasakan gelar juara. Der Oranje tercatat sudah tiga kali tampil di final Piala Dunia, tapi semuanya kandas.
Final pertama Belanda terjadi pada Piala Dunia 1974. Dipimpin pemain-pemain top macam Johan Neeskens dan Johan Cruyff, Timnas Belanda difavoritkan jadi juara usai menaklukkan tim-tim kuat macam Brasil, Argentina dan Jerman Timur di fase grup. Sayangnya, mimpi mereka kandas di babak final usai ditaklukkan tuan rumah Jerman Barat dengan skor tipis 1-2.
Kesempatan kedua langsung datang pada edisi berikutnya, yakni Piala Dunia 1978 di Argentina. Masih mengandalkan Johan Neeskens di lini depan, langkah Belanda kembali tersandung di final. Lagi-lagi oleh tuan rumah. Kali ini giliran Argentina yang dimotori Mario Kempes cs yang membuyarkan hasrat Belanda membalas kegagalan di final 1974.
Setelah menunggu lebih dari tiga dekade, Belanda kembali memiliki peluang mengakhiri rasa penasaran mereka mengangkat trofi di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Dipimpin Robin van Persie dan Arjen Robben, Belanda tampil trengginas, di mana mereka lolos ke babak final dengan rekor sempurna (selalu menang).
Label favorit juara pun kembali dialamatkan pada mereka lantaran Spanyol yang jadi lawan mereka di final, tampil kurang meyakinkan sejak babak penyisihan grup. Apesnya, nasib sial kembali menghampiri Belanda. Setelah bertarung ketat hingga masuk babak extra time, gol Andres Iniesta pada menit ke-116 kembali membuat Belanda gigit jari.
Kini di Piala Dunia 2022 Qatar, apakah Belanda mampu mengukir sejarah baru?
7. Rekor Negara yang Paling Banyak dapat Penalti di Piala Dunia
Tendangan penalti adalah hadiah/hukuman yang diberikan wasit akibat adanya pelanggaran di kotak penalti. Pelanggarannya bisa berupa tekel, handball atau dorongan yang dilakukan seorang pemain secara sengaja.Dalam sejarah Piala Dunia, tentunya sudah banyak hadiah/hukuman penalti yang diberikan wasit kepada sebuah tim. Pertanyaannya, negara manakah yang paling sering mendapatkan hadiah penalti?
Mungkin banyak orang menjawab Italia, lantaran beberapa penyerang Italia dikenal jago melakukan diving. Ternyata itu salah. Negara yang paling sering mendapatkan hadiah penalti adalah Spanyol. Sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia, Tim Matador sudah 18 kali mendapat hadiah penalti.
Sekarang, pertanyaan berikutnya adalah; negara manakah yang paling sering mendapat hukuman penalti? Uniknya, jawabannya sama seperti di atas, yakni Spanyol. Selain mendapat hadiah 18 tendangan penalti, Spanyol juga mendapat hukuman penalti sebanyak 15 kali sepanjang sejarah Piala Dunia.
8. Rekor Negara dengan Jumlah Pertandingan Paling Sedikit di Piala Dunia
Sayangnya, rekor yang tidak pantas untuk dibanggakan ini adalah milik negara kita. Indonesia tercatat sebagai negara yang memainkan pertandingan paling sedikit dalam sejarah Piala Dunia, yaitu 1 pertandingan.Indonesia yang saat itu masih menggunakan nama Hindia-Belanda hanya sekali bertanding dalam debutnya di Piala Dunia 1938. Banyak dari kalian pasti bertanya mengapa Indonesia (Hindia-Belanda) hanya main satu kali, bukannya ada babak penyisihan grup di Piala Dunia?
Piala Dunia 1938 di Prancis melanjutkan format Piala Dunia 1934 di Italia, yakni tidak ada penyisihan grup, melainkan langsung babak gugur. Dari 16 yang lolos kualifikasi, hanya 15 negara yang tampil Piala Dunia 1938 lantaran Austria mengundurkan diri.
Pada babak 16 besar, Indonesia (Hindia-Belanda) harus berhadapan dengan Hungaria, tim yang di Piala Dunia 1934 melaju hingga perempat final. Dengan bermaterikan pemain-pemain yang berasal dari Jawa, Sumatera, Ambon, Tionghoa hingga Indo-Eropa, Indonesia takluk dengan skor telak 0-6.
Sejak kekalahan tersebut, Hindia-Belanda yang kemudian berubah nama jadi Indonesia pada 1945, belum pernah lagi mentas di Piala Dunia. Tapi, tahun depan (2023) Indonesia dipastikan tampil di ajang Piala Dunia, tapi untuk kategori usia muda. Piala Dunia U-20 dijadwalkan digelar di Indonesia pada 20 Mei – 11 Juni 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News