Foto Ferenc Puskas (AFP/Attila Kisbenedek)
Foto Ferenc Puskas (AFP/Attila Kisbenedek)

Soccertainment

6 Pemain yang Tampil di Piala Dunia dengan Dua Negara Berbeda (Bagian 2)

Gregorius Gelino, Friko Simanjuntak • 10 September 2022 18:38
Jakarta: Piala Dunia kerap menghadirkan sejarah bagi para pelakunya. Mulai dari pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, hingga pemain yang tampil di Piala Dunia dengan dua negara berbeda.
 
Dalam sejarahnya, dari Piala Dunia edisi pertama pada 1930 hingga terakhir pada Piala Dunia 2018 di Rusia, tercatat baru ada enam pemain yang pernah tampil di Piala Dunia dengan dua negara berbeda.
 
Kemungkinan jumlah ini tidak akan bertambah karena aturan dari FIFA. Seperti diketahui, dalam statuta FIFA nomor 17 menjelaskan bahwa seorang pemain tidak bisa lagi membela negara lain jika sudah memperkuat salah satu timnas di ajang resmi level senior. Namun, jika pemain tersebut telah membela suatu negara di tim senior tetapi bukan di ajang resmi, ia masih dapat di izinkan bermain untuk negara lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu pemain teranyar yang pernah membela dua negara adalah Diego Costa. Mantan striker Atletico Madrid dan Chelsea ini diketahui memiliki dua kewarganegaraan yakni, Brasil dan Spanyol.
 
Pada Maret 2013 lalu, Diego Costa sempat memperkuat Timnas Brasil dalam sebuah laga uji coba melawan Italia dan Rusia. Namun, karena dua laga tersebut tidak tergolong laga kompetitif “level A”, FIFA akhirnya memperbolehkan Costa memperkuat Timnas Spanyol.
 
Nah, sebelum FIFA menetapkan statuta di atas, sejarah mencatat ada enam pemain yang sempat tampil di Piala Dunia dengan dua negara berbeda. Siapa saja mereka?
 
Setelah merilis bagian pertama, Medcom.id merilis bagian kedua. Berikut daftar 6 pemain yang tampil di Piala Dunia dengan dua negara berbeda:
 
4. Jose Santamaria (Uruguay dan Spanyol)
 
Jose Santamaria lahir di Montevideo, Uruguay dari orang tua yang berkebangsaan Spanyol. Atas dasar inilah, ia bisa memperkuat dua negara tersebut di pentas Piala Dunia.
 
Jose Santamaria memulai karier bersama klub Uruguay, Nacional di mana ia sukses memenangi lima gelar Liga Uruguay pada periode 1948-1957. Pada Piala Dunia 1950, Jose Santamaria sempat dipanggil Timnas Uruguay namun untuk mengisi posisi penyerang dalam. Karena posisi aslinya adalah bek, Jose Santamaria akhirnya urung tampil di Piala Dunia 1950.
 
Ia baru memperkuat Timnas Uruguay pada Piala Dunia 1954 di Swiss. Jose Santamaria tampil solid di Piala Dunia 1954 dan jadi salah satu kunci keberhasilan Uruguay melaju hingga babak semifinal. Berkat penampilan apiknya itu, Jose Santamaria masuk dalam FIFA All-Star Team.
 
Dari Uruguay, Jose Santamaria kemudian merantau ke kampung halaman orang tuanya dan berkarier bersama Real Madrid, di mana ia membantu Los Merengues memenangi enam titel La Liga dari 1957 hingga 1965.
 
Mendapat julukan “The Wall” berkat konsistensi penampilannya di jantung pertahanan, Jose Santamaria akhirnya tampil di Piala Dunia keduanya, tapi kali ini bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia 1962 di Cile. Sayangnya, kali ini Jose Santamaria gagal membantu Spanyol lolos dari fase grup. Ia tampil dalam dua pertandingan grup, yakni saat Spanyol kalah 0-1 dari Cekoslowakia dan menang 1-0 atas Meksiko.
 
5. Ferenc Puskas (Hungaria dan Spanyol)
 
Ferenc Puskas dikenal sebagai salah satu pemain terhebat di masanya. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini adalah salah satu penyerang paling tajam di dunia di mana ia mencetak 84 gol dari 85 laga internasional bersama Hungaria.
 
Pemilik nama lahir Ferenc Purczeld ini dikenal lewat gol-golnya yang indah. Hingga kini namanya bahkan diabadikan jadi nama trofi untuk penghargaan gol terbaik di dunia yang dikenal dengan Puskas Award.
 
Ferenc Puskas memulai legasinya ketika tampil di Piala Dunia 1954 bersama Hungaria. Kala itu ia sukses mencetak empat gol dan membantu Hungaria melaju hingga final. Sayangnya, di partai puncak, Puskas yang sempat mencetak gol pembuka harus mengakui keunggulan Timnas Jerman yang menaklukkan Hungaria 3-2.
 
Dipicu terjadinya Revolusi Hungaria pada tahun 1956, Ferenc Puskas menolak kembali ke Hungaria dan memilih pindah dan melanjutkan karier di Spanyol dan kemudian mendapatkan kewarganegaraan di sana lewat jalur naturalisasi.
 
Bersama Real Madrid dimana ia sukses meraih lima trofi La Liga usai mencetak 244 gol dari 262 laga, Puskas akhirnya masuk skuat Timnas Spanyol di Piala Dunia 1962 di Cile. Karena faktor usia di mana ia sudah 35 tahun, Puskas gagal mencetak gol dalam tiga laga yang dimainkannya bersama Spanyol di babak grup Piala Dunia 1962.
 
6. Jose Altafini / Mazzola (Brasil 1958 dan Italia 1962)
 
Jose Altafini lahir pada 24 Juli 1938 di Piracicaba, sebuah kota di negara bagian Sao Paulo, Brasil. Dia berasal dari keluarga pekerja asal Italia, ayahnya bernama Gioacchino Altafini yang bekerja di pabrik gula. Sedangkan ibunya Maria Marchesoni adalah asisten rumah tangga.  Karena inilah ia bisa membela dua negara di Piala Dunia.
 
Altafini memulai karier sepak bolanya di usia 16 tahun dan kemudian menunjukkan potensi besarnya saat bermain di Palmeiras di mana ia mencetak 89 gol dalam 114 laga. Altafini juga dikenal dengan sebutan “Mazzola” karena kemiripan fisik dan posisi bermainnya dengan legenda sepak bola Italia, Valentino Mazzola yang meninggal karena tragedi kecelakaan pesawat Superga.
 
Altafini tampil memperkuat Timnas Brasil pada Piala Dunia 1958. Saat itu, ia sudah menyandang status bintang dan beberapa saat sebelum Piala Dunia, ia dikontrak AC Milan dengan mahar 135 juta lira (Rp386 miliar). Sayangnya, di Piala Dunia 1958 kebintangan Altafini tenggelam menyusul munculnya Pele. Altafini hanya mencetak dua gol di Piala Dunia 1958 di mana Brasil keluar sebagai juara.
 
Setelah Piala Dunia 1958, Altafini kemudian berkarier di Italia dan kemudian memperkuat tanah kelahiran orang tuanya pada Piala Dunia 1962. Sayangnya, karier Altafini juga tak begitu sukses di mana Italia gagal dibawanya lolos dari fase grup.
 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif