Pelatih kepala Argentina, Lionel Scaloni, memberikan konferensi pers MD-1 di Stadion Atlanta di Atlanta pada 14 Juli 2026, menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina. (Foto oleh Thomas COEX / AFP)
Pelatih kepala Argentina, Lionel Scaloni, memberikan konferensi pers MD-1 di Stadion Atlanta di Atlanta pada 14 Juli 2026, menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina. (Foto oleh Thomas COEX / AFP)

Piala Dunia 2026

Argentina Comeback Dramatis Hadapi Inggris, Scaloni Ungkap Kunci Kemenangan

Alfa Mandalika • 16 Juli 2026 10:25
Ringkasnya gini..
  • Argentina memastikan tempat di final Piala Dunia 2026 setelah bangkit mengalahkan Inggris 2-1.
  • Lionel Scaloni menyebut kemampuan timnya bermain lebih baik saat berada dalam tekanan menjadi kunci kemenangan.
  • Strategi bertahan Thomas Tuchel justru membuat Inggris kehilangan kontrol permainan hingga akhirnya kebobolan dua gol di penghujung laga.
Atlanta: Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni mengungkapkan kunci keberhasilan timnya membalikkan keadaan saat mengalahkan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 dengan skor 2-1 yang berlangsung di Atlanta Stadium Kamis (16/7/26) dini hari WIB. Menurut Scaloni, Albiceleste selalu mampu mengeluarkan permainan terbaik ketika berada dalam situasi sulit.
 
Inggris sebenarnya berada di atas angin setelah membuka keunggulan. Namun, pelatih Thomas Tuchel kemudian memilih mengubah strategi permainan dengan memperkuat lini belakang pada 20 menit terakhir pertandingan. Ia memasukkan tiga pemain bertahan, yakni Ezri Konsa, Dan Burn, dan Nico O'Reilly, untuk mempertahankan keunggulan 1-0.
 
Namun, strategi tersebut justru menjadi bumerang bagi The Three Lions. Alih-alih mampu mengamankan keunggulan, Inggris kehilangan kontrol permainan dan semakin tertekan oleh serangan Argentina yang terus meningkat menjelang akhir laga.
 
Scaloni menilai keraguan yang mulai muncul di kubu Inggris menjadi momentum bagi timnya untuk mengambil alih pertandingan. Ia mengatakan para pemain Argentina memiliki karakter untuk tetap tenang dan terus menyerang ketika berada dalam tekanan.
 
"Tim ini bermain terbaik saat menghadapi kesulitan. Lawan sedikit ragu, kami mencium bau kemenangan, dan kami langsung menyerang. Itulah perasaan yang tersisa dalam diri saya," ujar Scaloni, dikutip dari ESPN  seusai pertandingan.
 
Tekanan Argentina akhirnya membuahkan hasil ketika Enzo Fernández melepaskan tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper Inggris pada menit ke-85. Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri Albiceleste untuk terus menekan hingga Lautaro Martínez mencetak gol kemenangan melalui sundulan pada menit ke-90+2.
   
 
Kemenangan itu sekaligus menjadi kemenangan pertama Argentina atas Inggris dalam pertemuan kedua tim sejak terakhir kali bertemu pada 2005. Hasil tersebut juga memastikan Lionel Messi dan kolega melaju ke final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Spanyol. 
 
Scaloni mengaku bangga dengan perjuangan yang ditunjukkan para pemainnya sepanjang pertandingan. Menurutnya, tim ini terus menunjukkan karakter yang membuat Argentina mampu bersaing di level tertinggi.
 
"Ini adalah kegembiraan besar bagi negara dan rakyat kita, dan kelompok ini tidak pernah berhenti membuat saya kagum," kata Scaloni.
 
Pelatih berusia 48 tahun itu memastikan Argentina akan mengerahkan seluruh kemampuan saat menghadapi Spanyol di partai puncak, meski menyadari tantangan yang menanti tidak akan mudah.
 
"Kami akan memberikan yang terbaik di final, tetapi setelah ini akan sangat sulit. Ini bukan kesombongan, tetapi kami unik," ujarnya.
 
Scaloni juga menegaskan dirinya tetap akan bangga kepada tim meski hasil akhir di final tidak sesuai harapan karena para pemain selalu memberikan segalanya di lapangan.
 
"Kami akan tetap puas meskipun kalah, karena kami tahu kami telah memberikan segalanya dan menciptakan enam atau tujuh peluang mencetak gol," ungkapnya.
 
Ia menambahkan bahwa sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kualitas permainan, tetapi juga kemampuan sebuah tim menghadapi tekanan sepanjang pertandingan.
 
"Sepak bola bukan hanya tentang bermain bagus, seperti yang kami lakukan di babak kedua. Ini tentang segalanya, tentang bagaimana menghadapi penderitaan," pungkasnya.
 
Kemenangan atas Inggris menjaga peluang Argentina mencatat sejarah sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada edisi 1958 dan 1962. Modal mental juara yang ditunjukkan saat bangkit dari ketertinggalan diyakini menjadi bekal penting Albiceleste untuk menghadapi Spanyol dalam perebutan trofi Piala Dunia 2026.

*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan