Timnas futsal Indonesia gagal menjuarai Piala Asia Futsal 2026 karena kalah dari Iran lewat adu penalti dengan skor 4-5 di laga final. Sebelumnya, pertandingan terpaksa dilanjutkan dengan adu penalti karena kedua tim bertanding sengit dengan hasil imbang 5-5 pada waktu normal hingga babak tambahan.
Baca juga: Menyesakkan! Indonesia Kalah Adu Penalti dari Iran di Final Piala Asia Futsal 2026
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain karena mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa. Apa yang kami capai dalam waktu ini sungguh luar biasa," kata Souto dalam jumpa pers seusai laga seperti dilansir Antara.
Mental Pemain jadi Sorotan
Pelatih asal Spanyol itu menilai pencapaian Indonesia menembus final dan memberi perlawanan sengit kepada Iran merupakan bukti perkembangan signifikan futsal nasional di tingkat Asia. Sebab, Iran merupakan lawan berat yang mendominasi gelar Piala Asia Futsal sebanyak 14 kali, termasuk pada edisi 2016. Menurut Souto, salah satu kekuatan utama Skuad Garuda pada laga tersebut adalah aspek mental.
"Kami sangat kuat secara mental. Cara para pemain menghadapi tekanan sepanjang pertandingan tidak mudah," ujarnya.
Pengakuan Jarak Kualitas Asia
Di sisi lain, Souto juga secara terbuka mengakui masih terdapat jarak kualitas antara Indonesia dengan negara-negara papan atas Asia. Sebab, tempo permainan di kompetisi Asia jauh lebih tinggi dibandingkan dengan liga domestik, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain Indonesia.
"Iran dan Jepang masih lebih kuat dari kami. Mereka memiliki pemain-pemain top di level dunia," tutup Souto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News